H-8 Lebaran, Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jabar Mulai Meningkat

AKURAT.CO Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat volume lalu lintas di Ruas Tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat mulai alami peningkatan pada H-8 libur Idul Fitri atau Jumat, 13 Maret 2026.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, Widiyatmiko Nursejati mengatakan, volume lalu lintas yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, Merak dan menuju Puncak yang terdistribusi melaui Gerbang Tol (GT) Cengkareng, GT Cikupa dan GT Ciawi 1.
“Total tercatat sebanyak 175.132 kendaraan atau meningkat 0,72 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 173.879 kendaraan transaksi,” kata Widiyatmiko dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
Baca Juga: PT PII Teken Penjaminan Proyek Jalan Tol Perdana Era Prabowo
Widiyatmiko menyebut, untuk volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng arah Bandara International Soekarno – Hatta mengalami peningkatan, tercatat sebanyak 83.572 kendaraan melintas atau naik 1,20% dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 82.577 kendaraan.
Lalu, volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 55.520 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 6,88 % teradap lalu lintas transaksi normal sebanyak 51.944 kendaraan.
“Volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah puncak Bogor tercatat sebanyak 36.040 kendaraan, jumlah ini lebih rendah 8,43% terhadap lalu lintas transaksi normal yaitu sebanyak 39.358 kendaraan,” ujarnya.
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terpantau mulai terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya, tercatat total sebanyak 76.107 kendaraan melintas.
Angka ini meningkat sebanyak 1,93% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 74.668 kendaraan yang terdistribusi melalui dua Gerbang Tol.
Terpantau sebanyak 38.728 kendaraan melaju menuju wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik 2,34% dari lalin normal yaitu sebanyak 37.844 kendaraan.
“Sedangkan Volume lalu lintas transaksi yang menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 32.645 kendaraan atau naik sebesar 14,23% dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.579 kendaraan,” ucap Widiyatmiko.
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 37.379 kendaraan atau meningkat sebesar 1,51% dibanding lalu lintas normal sebanyak 36.824 kendaraan.
Kemudian, untuk volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 30.999 kendaraan atau lebih rendah 0,84% dari lalin normal sebanyak 31.261 kendaraan.
“Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan,” tutur Widiyatmiko.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









