Bahlil Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Arus Balik Lebaran 2026

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman selama periode Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026/1447 H, khususnya pada arus balik mudik.
Hal tersebut disampaikan Bahlil usai melakukan pemantauan langsung kondisi pasokan energi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 35i Rest Area 519B, Sragen dan SPBU 44.577.09 Bolon, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Alhamdulillah, kami dapat melaporkan bahwa atas kerjasama tim dan kerjasama dari masyarakat, Satgas di sektor ESDM, mulai dari 10 hari sebelum Hari Raya sampai dengan sekarang, Alhamdulillah berjalan baik," kata Bahlil di SPBU Bolon, Karanganyar, Jawa Tengah dikutip, Jumat (27/3/2026).
Baca Juga: Menteri ESDM Ajak Masyarakat Hemat Gas LPG: Pakai Energi dengan Bijak
Bahlil menyampaikan, Kementerian ESDM memastikan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait ketersediaan BBM dan LPG dapat terpenuhi dalam periode mudik dan arus balik dalam memperingati Hari Raya Idulfitri.
Sehingga, masyarakat bisa menikmati waktu berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dengan tenang dan nyaman.
Tidak hanya itu, sesuai mandat Presiden Prabowo Subianto, Bahlil juga menegaskan bahwa Pemerintah tetap menjamin pasokan dan stabilitas energi nasional, di tengah ketidakstabilan pasokan BBM dunia yang terganggu akibat perang di Timur Tengah.
Bahlil mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan tetap menggunakan energi dengan bijak.
"Harus saya yakinkan kepada rakyat Indonesia, bahwa solar kita Insya Allah tidak lagi kita lakukan impor. Jadi, clear. BBM berbentuk bensin, sebagian 50% kita masih impor, sebagian kita dalam negeri. Tetapi kita sudah mencari alternatif-alternatifnya, termasuk crude (minyak mentah)-nya," ujarnya.
Baca Juga: Kementerian ESDM Buka Peluang Impor Minyak dari Rusia
Lebih lanjut, Bahlil menekankan bahwa Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari masyarakat, dengan cara memanfaatkan energi yang ada secara bijak.
"Kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak, jangan (LPG) kompornya boros. Kemudian SPBU ini bukan untuk industri, jadi tolong dipakai dengan bijaksana. Karena ini kita harus betul-betul meminta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama dalam memakai energi yang bijaksana," tutur Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









