Pertamina Tambah Produksi Gas 20 MMSCFD di Blok Mahakam

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi produksi migas domestik secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui penambahan produksi gas sebesar 20 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dari Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 (SNB AOI 1-3-5) di Wilayah Kerja (WK) Mahakam.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menyampaikan, peningkatan produksi Blok Mahakam ini menjadi langkah konkret Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian global, termasuk dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi dunia.
Baca Juga: Proliga: Jakarta Pertamina Enduro dan Bhayangkara Presisi Selangkah Lagi Menuju Grand Final
“Pertamina secara konsisten mendorong peningkatan produksi migas domestik sebagai fondasi utama ketahanan energi nasional. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung agenda besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi,” kata Baron, Jumat (17/4/2026).
Tambahan produksi gas tersebut berasal dari keberhasilan Pertamina Hulu Mahakam (PHM), anak usaha Subholding Upstream Pertamina dalam mengoperasikan Platform WPN-7 yang mencakup sumur NB-701 dan NB-702 di lapangan lepas pantai Sisi Nubi, Kalimantan Timur.
Pada tahap awal, sumur NB-701 mencatatkan produksi sebesar 9,8 MMSCFD sejak 25 Maret 2026, disusul sumur NB-702 sebesar 12,5 MMSCFD pada 26 Maret 2026.
Keberhasilan ini menjadikan WPN-7 sebagai platform ketiga yang telah berproduksi dari total enam platform yang direncanakan dalam pengembangan Proyek SNB AOI 1-3-5.
Secara bertahap, produksi dari kedua sumur tersebut akan terus dioptimalkan melalui proses monitoring dan stabilisasi untuk mencapai target produksi awal sebesar 20 MMSCFD secara berkelanjutan.
Sebelumnya, Pertamina telah lebih dulu mengoperasikan Platform WPS-4 pada 4 Desember 2025 dan WPS-5 pada 23 Februari 2026.
Rangkaian capaian ini menunjukkan progres pengembangan lapangan yang konsisten, terintegrasi, dan tepat waktu, sekaligus mencerminkan ketahanan operasional Pertamina di tengah tantangan global.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa di tengah tekanan global, Pertamina tetap fokus menjalankan perannya sebagai penggerak utama ketahanan energi nasional. Kami akan terus memperkuat kapasitas produksi dalam negeri untuk memastikan energi tetap tersedia bagi masyarakat,” tutur Baron.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






