Peringati Hari Bumi, Pertamina Tanam 3.000 Mangrove di Pulau Pramuka

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Downstream melakukan penanaman 3.000 bibit mangrove, penanaman 1.000 bibit Lamun (Seagrass), penanaman 750 transplantasi fragmen terumbu karang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.
Penanaman ini merupakan program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) “Marine BiodiverSEAty” yang bertujuan untuk menjaga ekosistem laut Indonesia, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Bumi.
Kegiatan ini berkolaborasi bersama Taman Nasional Kepulauan Seribu, komunitas SEAsoldier yang merupakan sebuah organisasi non pemerintah peduli lingkungan, serta perwakilan masyarakat Pulau Pramuka.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jaga Kelancaran Distribusi LPG Lewat Kesiapan Armada Logistik
Manager CSR PT Pertamina (Persero), Roby Hervindo menyampaikan bahwa sebagai BUMN, Pertamina memiliki tiga pilar khusus yang diamanahkan untuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, yaitu Pilar Ekonomi, Pilar Lingkungan dan Pilar sosial.
“Kegiatan ini masuk ke dalam kategori pilar lingkungan, upaya ini menjadi perhatian kami semua untuk terus berupaya menjadikan lingkungan lebih baik, sekaligus memitigasi kondisi lingkungan, disertai dengan melakukan aktivitas pemberdayaan masyarakat sekitar”, kata Roby dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V.Dumatubun menegaskan bahwa program ini turut mendukung konservasi ekosistem pesisir, dan pemberdayaan masyarakat lokal untuk mencegah abrasi serta menyerap karbon.
Ia menambahkan program lingkungan merupakan langkah dan wujud nyata Pertamina Patra Niaga dalam mendukung Konservasi keanekaragaman hayati dengan menjaga Flora dan Fauna di Indonesia serta dalam mewujudkan keberlanjutan lingkungan.
“Ketiga biota laut ini merupakan aset alam yang tak ternilai harganya. Peranannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi pantai, menyediakan habitat bagi berbagai biota, serta kontribusinya dalam mitigasi perubahan iklim menjadikannya sangat penting untuk dilestarikan”, ujarnya.
Di kesempatan yang sama, perwakilan SEAsoldier, Dinni Septianingrum memberikan apresiasi atas keterlibatan Pertamina Patra Niaga, yang telah berperan nyata, melestarikan ekosistem laut.
Selain itu menurutnya Indonesia adalah negara kepulauan yang memiiliki banyak laut, dengan semakin luas dan banyaknya laut di Indonesia dan ekosistemnya yang bisa dilestarikan, maka potensi karbon biru, bisa sangat tinggi. Karbon biru mengacu pada karbon yang diserap, disimpan, dan dilepaskan oleh ekosistem pesisir dan laut.
“Upaya ini adalah langkah yang sangat penting dan memastikan apa yang dilakukan bisa memberikan manfaat bagi laut, lingkungan, dan masyarakat”, harapnya.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Hadirkan 19 Titik Serambi MyPertamina di Jalur Wisata Lebaran 2026
Pulau Pramuka sendiri menjadi pilihan lokasi karena merupakan bagian dari kepulauan seribu, yang masuk dalam MPA (Marine Protected Area) dan bersinergi dengan program pemerintah seperti PMN (Peta Mangrove Nasional).
Saat ini kondisi perairan, lahan mangrove, lamun dan terumbu karang di lokasi tersebut mengalami penurunan kualitas, padahal Kepulauan Seribu memiliki peran yg sangat vital (potensi besar ekowisata), juga penopang ekonomi biru.
Oleh karena itu upaya restorasi, dan rehabilitasi saat ini diperlukan melalui penanaman terumbu karang, penanaman mangrove untuk mencegah abrasi, penanaman lamun dan program bersih-bersih perlu dilakukan untuk semakin memaksimalkan keindahan dan kelestarian lingkungan,serta keberlangsungan konservasi.
Program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 13 (penanganan perubahan iklim) dan poin 14 (konservasi ekosistem lautan) serta poin 17 (kemitraan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan).
Aksi nyata ini menegaskan bahwa perlindungan ekosistem laut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, komunitas lingkungan atau masyarakat, namun juga membutuhkan dukungan dan peran perusahaan dalam memastikan keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










