Akurat Logo

KAI Catat Pengguna Kereta Bandara Tembus 3,24 Juta Periode Januari-April 2026

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 16 Mei 2026, 11:53 WIB
KAI Catat Pengguna Kereta Bandara Tembus 3,24 Juta Periode Januari-April 2026
Armada KAI

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, layanan kereta api bandara KAI Group pada periode Januari–April 2026 melayani 3.246.711 pelanggan.

Angka tersebut berasal dari layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta, KA Bandara YIA, KA Srilelawangsa di Medan, KA Minangkabau Ekspres di Padang, hingga layanan transportasi rel terintegrasi seperti LRT Sumatera Selatan dan KA BIAS yang terhubung dengan kawasan bandara dan pusat aktivitas masyarakat di berbagai daerah.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan pertumbuhan pelanggan layanan kereta api bandara menunjukkan bahwa masyarakat semakin membutuhkan sistem transportasi yang saling terhubung dan efisien.

Baca Juga: Begini Persiapan Terkini LPS Terkait Program Penjaminan Polis Asuransi

“Konektivitas transportasi kini menjadi bagian penting dalam pola perjalanan masyarakat. Kehadiran layanan berbasis rel membantu perjalanan menjadi lebih pasti, efisien, dan terhubung langsung dengan pusat aktivitas masyarakat,” kata Anne dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

Anne menambahkan, penguatan konektivitas transportasi publik juga memiliki dampak yang lebih luas terhadap pertumbuhan daerah dan sektor pariwisata nasional.

“Ketika bandara, stasiun, pusat kota, dan kawasan wisata dapat terhubung dengan baik, ruang gerak masyarakat menjadi lebih luas dan aktivitas ekonomi daerah ikut tumbuh,” tambahnya.

Pertumbuhan penggunaan layanan tersebut memperlihatkan bahwa konektivitas berbasis rel semakin dibutuhkan dalam mendukung pergerakan masyarakat modern.

Kehadiran layanan kereta api bandara tidak hanya mempermudah akses menuju bandara, tetapi juga memperkuat keterhubungan kawasan perkotaan, pusat ekonomi, hingga destinasi wisata nasional.

Untuk layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta, jumlah pelanggan Januari–April 2026 mencapai 837.778 pelanggan atau meningkat 18,69 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 705.859 pelanggan.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat Jabodetabek terhadap moda transportasi menuju Bandara Soekarno-Hatta yang memiliki kepastian waktu perjalanan di tengah tingginya kepadatan lalu lintas perkotaan.

Di Yogyakarta, layanan KA Bandara YIA juga terus memperkuat konektivitas antara bandara, pusat kota, kawasan pendidikan, dan destinasi wisata.

Pada Januari–April 2026, KA Bandara YIA Reguler melayani 619.498 pelanggan dan KA YIA Xpress melayani 301.400 pelanggan, sehingga total pelanggan mencapai 920.898 pelanggan atau meningkat dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 888.653 pelanggan.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa akses transportasi yang terintegrasi semakin menjadi bagian penting dalam mendukung sektor pariwisata dan mobilitas masyarakat di Yogyakarta dan sekitarnya.

Konektivitas menuju bandara juga terus berkembang di Sumatra Utara melalui layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu dan Medan–Binjai. Pada Januari–April 2026, total pelanggan mencapai 1.414.031 pelanggan, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.379.178 pelanggan.

Di Sumatra Barat, layanan KA Minangkabau Ekspres juga terus mempermudah konektivitas masyarakat menuju Bandara Internasional Minangkabau.

Selama Januari–April 2026, layanan ini melayani 74.004 pelanggan melalui relasi Pulau Aie–Padang–Tabing–Duku–Bandara Internasional Minangkabau dengan waktu tempuh sekitar 45 hingga 50 menit.

Penguatan konektivitas berbasis rel juga terlihat di Solo melalui layanan KA Bandara Adi Soemarmo atau KA BIAS yang kini telah diperpanjang hingga Madiun.

Kehadiran layanan ini memperluas akses masyarakat dari wilayah Solo Raya, Sragen, Ngawi, Magetan, hingga Madiun menuju bandara tanpa harus sepenuhnya bergantung pada perjalanan jalan raya.

Di Palembang, LRT Sumatera Selatan juga terus memainkan peran strategis dalam mendukung akses menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan mobilitas perkotaan masyarakat.

Selama Januari–April 2026, layanan ini melayani 1.441.069 pelanggan melalui 13 stasiun pemberhentian yang menghubungkan kawasan bandara, pusat kota, hingga Jakabaring.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.