Akurat Logo

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih

Andi Syafriadi | 17 Mei 2026, 20:09 WIB
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim dan Jateng. Koperasi disiapkan menjadi offtaker produk desa dan penyalur sembako.

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis desa.

Peresmian dilakukan secara simbolis di KDKMP Nglawak, Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pemerintah menyebut program tersebut sebagai salah satu tonggak pembangunan ekonomi rakyat melalui koperasi modern.

Dalam peresmian itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi akan menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi desa dan terintegrasi dengan sejumlah program nasional lain, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Baca Juga: Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Ribuan Kopdes Merah Putih di Nganjuk

“Melalui KDKMP nanti akan kita sediakan kredit murah untuk rakyat,” ujar Prabowo.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono mengatakan, KDKMP yang telah beroperasi akan berfungsi sebagai offtaker berbagai produk masyarakat desa.

Produk yang akan diserap koperasi meliputi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, kerajinan, hingga produk kuliner lokal.

Menurut Ferry, pola tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi produk desa sekaligus membuka pasar yang lebih pasti bagi pelaku usaha lokal.

Selain menyerap produk masyarakat, koperasi juga disiapkan menjadi pusat distribusi sembako dan barang subsidi bagi warga desa.

Data Kementerian Koperasi menunjukkan hingga saat ini pembangunan hampir 9.200 unit KDKMP telah selesai 100 persen. Namun pada tahap awal, pemerintah meresmikan 1.061 unit untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Baca Juga: Prabowo Turun ke Sawah, Kemudikan Traktor Panen Jagung di Tuban

Pemerintah menargetkan jumlah koperasi yang diresmikan akan terus bertambah secara bertahap, termasuk rencana operasionalisasi hingga 20.000 unit pada Agustus 2026.

Prabowo menilai sinergi koperasi dengan program hilirisasi dan industrialisasi akan memperkuat fundamental ekonomi nasional dari tingkat desa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.