Akurat Logo

PHE, ExxonMobil dan SK Group Jajaki Proyek CCS Lintas Negara Indonesia-Korsel

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 23 Mei 2026, 18:27 WIB
PHE, ExxonMobil dan SK Group Jajaki Proyek CCS Lintas Negara Indonesia-Korsel
Penandatanganan JSA yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited, SK Innovation dan SK Earthon menandatangani Joint Study Agreement (JSA) untuk menjajaki pengembangan proyek transboundary carbon capture and storage (CCS) antara Indonesia dan Korea Selatan (Korsel). 

Penandatanganan JSA yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD, yang menjadi langkah strategis dalam pengembangan kerja sama regional untuk mendukung ekosistem CCS di kawasan Asia Pasifik.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y Nasroen mengatakan, kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam mendorong pengembangan industri penangkapan dan penyimpanan karbon di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi penguatan kolaborasi bisnis rendah karbon di tingkat internasional.

Melalui kolaborasi strategis ini, PHE bersama mitra global berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem CCS yang terintegrasi di Indonesia.

"Inisiatif ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya dekarbonisasi, tetapi juga membuka peluang investasi baru, transfer teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan CCS di kawasan Asia Pasifik,” kata Hermansyah dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Kesepakatan studi bersama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan sebelumnya di Korea Selatan pada 1 April 2026 pada agenda Indonesia-Korea Business Forum, sebagai bagian dari penguatan kerja sama strategis Indonesia–Korea Selatan dalam pengembangan ekosistem rendah karbon dan CCS regional. 

Penandatanganan JSA ini juga mencerminkan komitmen bersama PHE, ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited, SK Innovation, dan SK Earthon dalam mendukung pengembangan proyek CCS untuk mendukung agenda dekarbonisasi dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE).

Kolaborasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap potensi pengembangan CCS Indonesia, mendukung pengembangan ekosistem CCS regional melalui kerja sama lintas negara, pengembangan teknologi, serta sinergi antar pemangku kepentingan di kawasan Asia Pasifik.

Ruang lingkup kerja sama dalam JSA ini mencakup pelaksanaan studi pendahuluan dan studi kelayakan untuk proyek cross-border CCS, yaitu pengiriman karbon dioksida (CO2) dari Republik Korea ke CCS Hub Asri Basin di Indonesia untuk dilakukan penyimpanan secara aman.

Kolaborasi ini juga mencakup pertukaran informasi, pengetahuan, dan teknologi terkait rantai nilai CCS (CCS value chain), yang diharapkan dapat mempercepat kesiapan Indonesia dan Korea Selatan dalam mengembangkan bisnis CCS regional serta mendukung agenda dekarbonisasi di tingkat global.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan kerangka kerja lintas batas CCS yang lebih terintegrasi di kawasan, termasuk aspek regulasi, standar teknis, serta pengembangan ekosistem industri pendukung CCS di Indonesia.

Apabila proyek ini terealisasi, PHE memperkirakan bahwa proyek CCS lintas batas dapat berpotensi menarik investasi keseluruhan (cumulative project-level investment value) hingga USD600 juta ke Indonesia sebagai negara penyedia kapasitas penyimpanan. 

Selain itu, berdasarkan data dan kajian yang telah disusun PHE, proyek ini diperkirakan dapat menciptakan hingga 2.000 lapangan kerja selama fase konstruksi untuk setiap kapasitas penyimpanan CO₂ sebesar satu juta ton per tahun (MTPA).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.