Akurat Logo

Restrukturisasi BUMN Berlanjut, Prabowo Puji Langkah Danantara: Sudah Mulai Ada Laba

Yosi Winosa | 28 Juni 2026, 16:04 WIB
Restrukturisasi BUMN Berlanjut, Prabowo Puji Langkah Danantara: Sudah Mulai Ada Laba
Presiden Prabowo mengapresiasi langkah restrukturisasi BUMN oleh Danantara

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi terhadap langkah transformasi besar-besaran badan usaha milik negara (BUMN) yang diorkestrasi oleh Danantara.

Menurut Presiden, upaya pembenahan dan penyederhanaan struktur BUMN mulai menunjukkan hasil nyata melalui kinerja yang semakin positif, termasuk mulai tercatatnya laba dalam satu tahun terakhir.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah menaruh harapan besar terhadap agenda reformasi BUMN sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Giliran PLN dan Pupuk Indonesia Kena Sunat, Restrukturisasi Puluhan Entitas Anak

Di tengah tuntutan efisiensi dan daya saing, pemerintah menilai konsolidasi menjadi langkah penting agar perusahaan negara lebih fokus, sehat secara bisnis, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga meninjau langsung perkembangan proses transformasi dan streamlining BUMN kepada Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria.

Dialog yang berlangsung menegaskan bahwa agenda reformasi tidak hanya berhenti pada perbaikan tata kelola, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih ramping dan produktif.

“Terima kasih Danantara. Satu tahun ini sudah mulai ada laba,” tegas Presiden.

Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan langkah penyederhanaan secara signifikan terhadap jumlah BUMN yang sebelumnya mencapai lebih dari seribu entitas.

Menurutnya, lebih dari 200 BUMN telah ditutup sebagai bagian dari proses konsolidasi yang masih akan terus berjalan. “Dari seribu lebih BUMN kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita bikin tinggal 250-lah, lebih dari 750 akan kita tutup,” kata Presiden.

Presiden optimistis transformasi dan streamlining tersebut akan menghasilkan perubahan fundamental dalam cara BUMN bekerja. Fokus pemerintah adalah menciptakan perusahaan negara yang lebih efisien, transparan, dan memiliki orientasi pelayanan publik yang lebih kuat.

“Dalam dua tahun kita akan bikin BUMN lebih efisien, lebih transparan, lebih bekerja untuk rakyat,” tegas Presiden.

Transformasi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional.

Dengan struktur yang lebih sederhana dan pengelolaan yang lebih efektif, pemerintah berharap BUMN tidak hanya menjadi entitas bisnis yang sehat, tetapi juga motor pembangunan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.