Pertamina Lubricants Belum Mau Naikkan Harga Pelumas

AKURAT.CO PT Pertamina Lubricants menyatakan belum memiliki rencana menaikkan harga produk pelumas.
Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi mengatakan, harga pelumas perseroan terakhir mengalami kenaikan pada awal Juli 2026.
“Terakhir kenaikan harga pelumas tidak cuma merk pertamina lubrican ya, tapi secara nasional brand yang lain juga. Kalau di kami sendiri terakhir naik itu kan di tanggal 2 Juli kemarin, sampai sekarang belum naik lagi,” kata Rika di kantor Pertamina Lubricants Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Baca Juga: 16 Negara Jadi Tujuan Ekspor Pertamina Lubricants, Ini Daftarnya
Rika menjelaskan, perubahan harga pelumas sangat berkaitan dengan ketersediaan dan keamanan pasokan bahan baku.
Kondisi geopolitik global dapat memengaruhi harga bahan baku sekaligus biaya logistik yang pada akhirnya berdampak terhadap harga produk.
“Jadi kalau harga itu tentunya dengan ketersediaan atau security of supply dari bahan baku, itu bisa dipengaruhi juga dengan dinamika geopolitik, kemudian nanti dengan harga bahan baku itu sendiri, kemudian biaya logistik,” ujarnya.
Rika berharap tren penurunan harga minyak mentah dunia dapat memberikan ruang bagi perseroan untuk mempertahankan harga pelumas sekaligus menyesuaikan biaya produksi.
“Kami sih belum merencanakan untuk naikkan (harga pelumas). Harapannya justru dengan harga crude yang mulai trend-nya turun, semoga kami juga serta harapannya bisa menyesuaikan,” tutur Rika.
Lebih lanjut, Rika mengatakan, Pertamina Lubricants juga mempertimbangkan kondisi pasar dan daya beli konsumen sebelum menentukan kebijakan harga.
Dengan demikian, keputusan penyesuaian harga tidak hanya didasarkan pada perubahan biaya bahan baku.
Rika menambahkan, perseroan berharap tidak terjadi kembali gejolak geopolitik global yang dapat mengganggu pasokan maupun meningkatkan harga bahan baku pelumas.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Rampungkan Docking 12 Kapal untuk Perkuat Distribusi Energi
“Tapi untuk saat ini memang harga masih seperti ini ya, kita harapannya memang tidak ada dinamika lagi di luar sana yang bisa mempengaruhi harga bahan baku,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








