Ekonomi Kreator Makin Jadi Mesin E-Commerce, Pesanan Affiliate SIRCLO Melonjak 17 Kali Lipat

AKURAT.CO Satu video pendek bisa mengubah cara seseorang menemukan produk. Konsumen yang semula tidak berniat berbelanja dapat melihat rekomendasi kreator, tertarik, mengeklik tautan affiliate, lalu menyelesaikan transaksi dalam hitungan menit. Pola tersebut kini semakin penting dalam affiliate e-commerce di Indonesia.
Data internal SIRCLO menunjukkan jumlah pesanan melalui kanal kreator dan affiliate meningkat lebih dari 17 kali lipat sejak pengukuran dimulai pada Oktober 2025 hingga Juni 2026. Lonjakan ini menjadi sinyal bahwa kreator konten tidak lagi sekadar berperan sebagai media promosi, tetapi semakin masuk ke dalam rantai transaksi perdagangan digital.
Ringkasan
Pesanan melalui kanal kreator dan affiliate SIRCLO meningkat lebih dari 17 kali lipat pada periode Oktober 2025 hingga Juni 2026. Data internal tersebut menunjukkan semakin pentingnya konten dalam mempertemukan konsumen dengan produk, membentuk ketertarikan, dan mendorong pembelian. Fenomena ini memperlihatkan bahwa ekonomi kreator mulai terintegrasi lebih erat dengan e-commerce.
Perubahan tersebut menarik karena fungsi kreator semakin bergeser.
Sebelumnya, kreator lebih banyak diposisikan sebagai pihak yang membantu brand membangun awareness. Mereka membuat konten, memperkenalkan produk, kemudian menyerahkan proses transaksi kepada platform atau kanal penjualan.
Model tersebut kini semakin berubah.
Kreator dapat menjadi bagian dari perjalanan konsumen sejak produk pertama kali ditemukan hingga keputusan pembelian dibuat. Ketika konten dilengkapi mekanisme affiliate, perhatian yang dihasilkan kreator bahkan dapat dihubungkan dengan transaksi.
Dengan kata lain, rantai yang sebelumnya terpisah mulai menyatu:
konten → ketertarikan → rekomendasi → klik → transaksi.
Data SIRCLO memang tidak dapat dianggap sebagai representasi langsung pertumbuhan seluruh industri affiliate Indonesia. Angka tersebut merupakan pengukuran internal perusahaan. Namun, lonjakan lebih dari 17 kali lipat memberikan indikasi mengenai semakin besarnya peran kanal kreator dan affiliate dalam perdagangan digital.
Bagaimana Kreator Berubah dari Promotor Menjadi Mesin E-Commerce?
Perubahan terbesar dalam creator economy bukan sekadar bertambahnya jumlah orang yang membuat konten. Perubahannya terletak pada semakin dekatnya konten dengan transaksi.
Dalam pola pemasaran konvensional, brand dapat membeli iklan untuk memperkenalkan produk. Konsumen melihat iklan, kemudian memutuskan apakah akan mencari informasi lebih lanjut.
Kreator menawarkan mekanisme berbeda.
Konsumen bukan hanya melihat iklan, tetapi menyaksikan seseorang menggunakan, mencoba, membandingkan, atau menjelaskan sebuah produk. Faktor tersebut dapat membuat produk terasa lebih relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Di sinilah kreator dapat memainkan peran yang sebelumnya banyak dilakukan oleh berbagai saluran pemasaran secara terpisah.
Kreator dapat:
memperkenalkan produk;
memberikan demonstrasi penggunaan;
menjelaskan kelebihan dan kekurangan;
menjawab pertanyaan audiens;
membangun kepercayaan;
mengarahkan konsumen ke halaman pembelian;
membantu menghasilkan transaksi melalui affiliate.
Perubahan tersebut membuat batas antara marketing dan sales menjadi semakin tipis.
Jika iklan tradisional terutama bertugas menarik perhatian, creator commerce dapat membawa perhatian tersebut lebih dekat ke keputusan pembelian.
Mengapa Konten Bisa Menciptakan Permintaan Baru?
Ada perbedaan penting antara konsumen yang mencari produk dan konsumen yang menemukan produk melalui konten.
Dalam pola pertama, prosesnya kira-kira seperti ini:
butuh produk → mencari → membandingkan → membeli.
Dalam pola kedua:
melihat konten → tertarik → mencari informasi → mempertimbangkan → membeli.
Perbedaan tersebut penting bagi brand.
Pada pola pencarian, konsumen sudah memiliki kebutuhan. Marketplace kemudian menjadi tempat untuk mencari produk yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
Pada pola berbasis konten, kebutuhan atau ketertarikan dapat muncul setelah konsumen melihat produk.
Misalnya, seseorang sedang melihat video kreator tentang perlengkapan rumah. Ia awalnya tidak berniat membeli alat tertentu. Kreator kemudian memperlihatkan bagaimana sebuah produk dapat menghemat waktu atau menyelesaikan masalah sehari-hari.
Produk tersebut menjadi relevan.
Konsumen kemudian mengecek harga, membaca ulasan, melihat variasi produk, dan akhirnya membeli melalui tautan yang tersedia.
Ilustrasi tersebut bukan data aktual SIRCLO, tetapi menggambarkan mekanisme creator commerce yang semakin dekat dengan aktivitas transaksi.
Inilah salah satu alasan mengapa ekonomi kreator semakin penting bagi e-commerce. Kreator tidak hanya membantu brand menangkap permintaan yang sudah ada, tetapi berpotensi menciptakan perhatian dan permintaan baru.
Apa Hubungan Affiliate dengan Live Shopping dan Video Commerce?
Pertumbuhan kanal kreator juga tidak berdiri sendiri. Perkembangannya berlangsung bersamaan dengan semakin kuatnya live streaming dan video commerce.
Data internal SIRCLO menunjukkan jumlah viewers live streaming pada Juni 2026 telah mencapai lebih dari 11 kali lipat dibandingkan Juli 2022. Pada periode yang sama, jumlah pesanan meningkat lebih dari 8 kali lipat.
Angka tersebut menunjukkan bahwa live streaming semakin memiliki fungsi komersial.
Konsumen dapat melihat produk secara langsung, mendengarkan penjelasan, mengajukan pertanyaan, kemudian mengambil keputusan pembelian tanpa harus keluar dari ekosistem digital yang sama.
Sementara itu, kanal kreator dan affiliate memberikan dimensi lain.
Jika live shopping mengandalkan interaksi secara real-time, konten kreator dapat bekerja lebih luas melalui video yang dapat ditemukan kembali dan dikonsumsi kapan saja.
Keduanya bertemu dalam satu perubahan besar: konten semakin menjadi bagian dari proses perdagangan.
Bahkan, sejak SIRCLO mulai mengukur performa kanal kreator dan affiliate pada Oktober 2025, jumlah pesanan melalui kanal tersebut meningkat lebih dari 17 kali lipat hingga Juni 2026.
Pertumbuhan ini terjadi ketika total perdagangan digital juga sedang berkembang. SIRCLO mencatat jumlah pesanan secara keseluruhan pada Juni 2026 meningkat sekitar 56 kali lipat dibandingkan Januari 2020.
Dengan demikian, pertumbuhan affiliate dapat dibaca sebagai bagian dari perubahan lebih luas dalam cara konsumen Indonesia berbelanja.
Apakah Creator Commerce Akan Menggantikan Marketplace?
Jawabannya kemungkinan tidak sesederhana menggantikan satu kanal dengan kanal lainnya.
Marketplace tetap memiliki fungsi penting sebagai tempat konsumen mencari produk, membandingkan pilihan, melakukan pembayaran, dan menyelesaikan transaksi.
Creator commerce justru dapat mengisi bagian lain dalam perjalanan konsumen, terutama pada tahap penemuan dan pertimbangan produk.
Secara sederhana, ekosistemnya dapat dilihat seperti ini:
Bagian ekosistem | Peran utama |
|---|---|
Kreator | Discovery, rekomendasi, dan membangun kepercayaan |
Konten | Menjelaskan dan memperkenalkan produk |
Platform e-commerce | Katalog dan transaksi |
Brand | Menyediakan produk dan strategi |
Affiliate | Menghubungkan konten dengan transaksi |
Logistik | Memenuhi dan mengirimkan pesanan |
Artinya, masa depan e-commerce kemungkinan bukan tentang marketplace versus kreator, melainkan semakin eratnya integrasi keduanya.
Konsumen bisa menemukan produk melalui kreator, mengeklik tautan affiliate, masuk ke platform perdagangan, lalu menyelesaikan transaksi.
Dalam model tersebut, kreator menjadi pintu masuk. Marketplace menjadi tempat transaksi.
Baca Juga: Berapa Lama Pengiriman Belanja Online Biasanya? Ini Faktor yang Mempengaruhinya
Baca Juga: Bagaimana Cara Memilih Ukuran yang Tepat Saat Belanja Online?
Apa Dampaknya bagi Brand dan UMKM?
Pertumbuhan creator commerce mengubah cara brand memandang pemasaran digital.
Memiliki produk dan memasangnya di marketplace saja tidak lagi selalu cukup. Brand juga perlu memikirkan bagaimana produk tersebut ditemukan oleh konsumen.
Kreator dapat menjadi salah satu jawabannya.
Namun, strategi tersebut tidak berarti brand harus selalu mencari kreator dengan jumlah pengikut terbesar.
Yang lebih penting adalah kesesuaian antara kreator, produk, dan audiens. Kreator dengan audiens yang lebih kecil tetapi sangat relevan dapat menjadi pilihan strategis apabila kontennya mampu membangun kepercayaan dan menghasilkan tindakan pembelian.
Bagi UMKM, perubahan tersebut membuka peluang sekaligus tantangan.
Produk lokal yang sebelumnya sulit mendapatkan perhatian dapat memperoleh akses kepada audiens melalui kreator. Hambatan geografis juga menjadi lebih kecil karena promosi dan transaksi berlangsung melalui kanal digital.
Namun, persaingan untuk mendapatkan perhatian juga semakin ketat.
Brand tidak hanya bersaing berdasarkan harga. Mereka juga bersaing untuk mendapatkan waktu dan perhatian pengguna.
Dalam konteks ini, kualitas konten menjadi bagian dari strategi perdagangan.
Apa Risiko Ketika E-Commerce Semakin Bergantung pada Kreator?
Creator commerce memiliki potensi besar, tetapi ketergantungan terhadap kreator juga membawa risiko.
Pertama adalah ketergantungan terhadap algoritma platform. Perubahan algoritma dapat membuat konten yang sebelumnya mendapatkan banyak penonton mengalami penurunan jangkauan.
Kedua adalah volatilitas performa. Satu konten dapat menghasilkan respons yang sangat tinggi, sementara konten berikutnya belum tentu memiliki performa yang sama.
Ketiga adalah persoalan kredibilitas. Ketika terlalu banyak konten berubah menjadi promosi, konsumen dapat semakin sulit membedakan rekomendasi yang benar-benar relevan dengan konten yang sekadar mengejar komisi.
Keempat adalah brand safety. Perusahaan perlu mempertimbangkan reputasi dan karakter kreator sebelum menghubungkan merek dengan figur tertentu.
Karena itu, creator commerce menghadirkan sebuah paradoks.
Semakin berharga perhatian kreator bagi e-commerce, semakin besar pula ketergantungan bisnis terhadap ekosistem yang mengendalikan perhatian tersebut.
Brand mendapatkan kanal penjualan baru, tetapi pada saat yang sama menghadapi risiko baru berupa perubahan algoritma, tren, dan perilaku audiens.
Bagaimana Creator Commerce Mengubah Pekerjaan di E-Commerce?
Perubahan ini juga berpotensi menciptakan kebutuhan baru dalam dunia kerja digital.
Tim e-commerce tidak lagi hanya berurusan dengan katalog, harga, stok, dan iklan. Mereka semakin membutuhkan kemampuan untuk mengelola hubungan dengan kreator dan membaca performa konten.
Beberapa fungsi yang semakin relevan antara lain:
creator partnership;
affiliate management;
content strategy;
social commerce;
performance marketing;
data analytics;
produksi konten.
Perkembangan AI dapat membantu pekerjaan tersebut.
Data internal SIRCLO menunjukkan pemanfaatan AI pada sejumlah workflow mampu menghemat waktu penyelesaian hingga 84,2% dalam aktivitas mingguan operasional e-commerce, seperti pembaruan stok, pemantauan pesanan, persiapan promosi, dan pembaruan informasi produk.
Efisiensi tersebut berpotensi menggeser fokus tim dari pekerjaan repetitif menuju pekerjaan yang lebih strategis.
AI dapat membantu memproses data dan menghasilkan variasi konten. Kreator dan tim manusia tetap memiliki peran penting dalam menentukan ide, konteks, kreativitas, dan keputusan bisnis.
Mengapa Creator Commerce Penting bagi Masa Depan E-Commerce Indonesia?
Pertumbuhan ekonomi kreator berlangsung ketika ruang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia masih sangat besar.
Laporan e-Conomy SEA 2025 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company memproyeksikan GMV ekonomi digital Indonesia mencapai sekitar US$340 miliar pada 2030. Sektor e-commerce diperkirakan menyumbang sekitar US$140 miliar.
Angka tersebut menunjukkan bahwa persaingan e-commerce dalam beberapa tahun mendatang tidak hanya ditentukan oleh berapa banyak orang yang berbelanja online.
Cara konsumen menemukan produk juga akan menentukan pertumbuhan.
Kreator, live shopping, video commerce, affiliate, AI, dan berbagai bentuk social commerce dapat menjadi bagian dari perubahan tersebut.
Brian Marshal, Founder dan Chief Executive Officer SIRCLO, menyampaikan, “Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur juga relevan dengan bagaimana kita melihat masa depan ekonomi digital Indonesia. Kontribusinya dalam mendukung kemakmuran tidak cukup diukur dari banyaknya transaksi, tetapi juga dari kemampuan ekosistem dalam merespons perubahan melalui adaptasi, inovasi, dan kolaborasi," ujar Brian melalui catatan tertulis yang diterima AKURAT.CO, dikutip Rabu, 19 Agustus 2026.
Pernyataan tersebut relevan ketika melihat perkembangan creator commerce. Pertumbuhan transaksi bukan satu-satunya ukuran perubahan. Cara berbagai pelaku terhubung dalam ekosistem perdagangan juga ikut berubah.
Dari sudut pandang tersebut, lonjakan pesanan affiliate lebih dari 17 kali lipat bukan sekadar angka pertumbuhan sebuah kanal.
Angka tersebut memberikan petunjuk bahwa perhatian konsumen semakin memiliki nilai ekonomi yang dapat diterjemahkan langsung menjadi transaksi.
Kreator Kini Semakin Dekat dengan Titik Transaksi
Selama bertahun-tahun, kreator dikenal terutama sebagai pembuat konten dan pembangun komunitas. Kini, posisi tersebut semakin berkembang.
Mereka dapat menjadi penghubung antara brand dan konsumen, antara konten dan produk, serta antara perhatian dan transaksi.
Perubahan tersebut tidak berarti marketplace akan kehilangan perannya. Justru, ekosistem yang terbentuk kemungkinan semakin terintegrasi.
Konsumen dapat menemukan produk di konten kreator, mendapatkan keyakinan melalui demonstrasi atau ulasan, mengeklik tautan affiliate, menyelesaikan pembelian di platform, lalu menerima barang melalui jaringan logistik.
Rantai tersebut menunjukkan bahwa creator economy semakin menjadi bagian dari infrastruktur perdagangan digital, bukan sekadar lapisan promosi di atasnya.
Brian Marshal menegaskan, “Potensi e-commerce Indonesia masih terbuka luas, tetapi cara kita menciptakan nilai akan terus berkembang seiring perubahan perilaku konsumen, teknologi, kanal, dan model bisnis. Karena itu, SIRCLO berkomitmen akan terus beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi untuk mendukung perdagangan digital yang lebih relevan, terintegrasi, serta berkelanjutan menuju 2030.”
Jika tren tersebut berlanjut, pertanyaan penting bagi industri bukan lagi sekadar berapa banyak orang yang berbelanja online, tetapi siapa yang berhasil membuat konsumen berhenti scrolling, tertarik pada sebuah produk, lalu memutuskan membeli.
Di titik itulah kekuatan ekonomi kreator semakin terlihat sebagai salah satu mesin baru e-commerce Indonesia.
Baca Juga: Pemprov DKI Mau Pajaki Ojol Dan Online Shop, Kemenkeu: Hati-hati Pajak Berganda
Baca Juga: Ganjar Ungkap Strategi Majukan UMKM Di Tengah Gempuran Online Shop
FAQ
Apa itu affiliate e-commerce?
Affiliate e-commerce adalah model perdagangan digital ketika pihak seperti kreator atau publisher membantu mempromosikan produk dan mengarahkan audiens menuju transaksi melalui mekanisme affiliate. Dalam creator commerce, model ini membuat konten tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga dapat terhubung langsung dengan tindakan pembelian konsumen.
Mengapa pesanan affiliate SIRCLO melonjak 17 kali lipat?
Berdasarkan data internal SIRCLO, jumlah pesanan melalui kanal kreator dan affiliate meningkat lebih dari 17 kali lipat sejak pengukuran performanya dimulai pada Oktober 2025 hingga Juni 2026. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya peran konten dan kreator dalam membantu konsumen menemukan produk sekaligus mendorong transaksi.
Bagaimana kreator bisa meningkatkan penjualan e-commerce?
Kreator dapat meningkatkan peluang penjualan dengan membuat konten yang relevan bagi audiens, menunjukkan penggunaan produk, memberikan konteks, membangun kepercayaan, dan mengarahkan konsumen ke kanal pembelian. Dalam sistem affiliate, hubungan antara konten dan transaksi menjadi lebih terukur karena performa kanal dapat dikaitkan dengan pesanan yang dihasilkan.
Apa hubungan creator economy dengan e-commerce?
Creator economy semakin terhubung dengan e-commerce karena kreator tidak hanya menghasilkan konten, tetapi juga membantu proses penemuan produk, membangun pertimbangan konsumen, dan mengarahkan pembelian. Dengan affiliate dan social commerce, perhatian yang dihasilkan kreator dapat terhubung lebih dekat dengan transaksi.
Apakah affiliate marketing sama dengan influencer marketing?
Affiliate marketing dan influencer marketing tidak sepenuhnya sama. Influencer marketing umumnya berfokus pada kerja sama promosi dengan kreator, sedangkan affiliate memiliki mekanisme yang menghubungkan promosi dengan hasil transaksi tertentu. Satu kampanye dengan kreator bahkan dapat menggunakan keduanya secara bersamaan.
Apakah creator commerce akan menggantikan marketplace?
Creator commerce kemungkinan tidak menggantikan marketplace secara langsung. Kreator lebih banyak berperan dalam discovery, rekomendasi, dan membangun kepercayaan, sedangkan marketplace tetap penting untuk pencarian produk, katalog, pembayaran, dan transaksi. Keduanya justru berpotensi semakin terintegrasi dalam perjalanan belanja konsumen.
Mengapa live shopping semakin penting bagi e-commerce Indonesia?
Live shopping memungkinkan konsumen melihat produk, berinteraksi dengan kreator atau penjual, dan mengambil keputusan dalam satu pengalaman yang lebih interaktif. Data internal SIRCLO menunjukkan viewers live streaming pada Juni 2026 meningkat lebih dari 11 kali lipat dibandingkan Juli 2022, sedangkan jumlah pesanan meningkat lebih dari delapan kali lipat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Drone Buatan Inggris Dipakai Ukraina, Rusia Mengancam: Semakin Terlibat, Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar!
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 4Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk







