Akurat Logo

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Ditargetkan 145.000, ITDC Bidik Ekonomi Makin Bergeliat

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 2 September 2026, 09:35 WIB
 Penonton MotoGP Mandalika 2026 Ditargetkan 145.000, ITDC Bidik Ekonomi Makin Bergeliat
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka

AKURAT.CO InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 mencapai 145.000 orang, meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 140.000 penonton.

Sekadar informasi, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan kembali diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka mengatakan, penyelenggaraan MotoGP tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga sarana untuk mempromosikan Indonesia dan Mandalika sebagai destinasi wisata kelas dunia.

“Yang paling penting ini adalah bagaimana kita mempromosikan Indonesia, mempromosikan Mandalika, dan kami berharap bahwa dampak ekonomi yang ada itu bisa melebihi dari tahun lalu,” kata Troy selepas penandatanganan sinergi bisnis Pertamina Grand Prix Indonesia, Selasa (1/9/2026) petang.

Troy menyampaikan, padapenyelenggaraan tahun lalu, MotoGP Mandalika tercatat menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp4,9 triliun dengan jumlah penonton mencapai 140.000 orang.

“Tahun lalu itu dampak ekonominya Rp4,9 triliun, dan tahun lalu kita mencapai angka penonton 140.000. Tahun ini (2026) kita mematok target 145.000,” tambahnya.

Menurut Troy, penyelenggaraan MotoGP juga mulai memberikan efek jangka panjang terhadap pengembangan kawasan.

Salah satunya ditunjukkan dengan meningkatnya minat investasi di sektor perhotelan untuk menjawab kebutuhan akomodasi wisatawan.

“Sekarang dengan adanya MotoGP, investor-investor banyak mendirikan hotel-hotel. Dan saya rasa ini menjadi salah satu jawaban penyediaan akomodasi,” tutur Troy.

ITDC menilai persiapan MotoGP yang dilakukan lebih awal turut mendorong peningkatan pemesanan hotel lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tingginya tingkat okupansi tidak hanya terjadi di kawasan Mandalika, tetapi juga meluas ke sejumlah daerah penyangga.

Troy mengungkapkan, tingkat keterisian akomodasi di Mandalika telah mencapai 100 persen dan dampaknya telah dirasakan hingga kawasan Senggigi dan Kota Mataram.

“Jadi kita harapkan bahwa dari MotoGP di Mandalika ini, sekelilingnya itu terdampak secara positif dari datangnya penonton, termasuk turis mancanegara,” tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.