Pemerintah Siapkan Aturan PLTS 100 GW untuk Percepat Energi Surya

AKURAT.CO Pemerintah terus membahas aturan turunan untuk mempercepat implementasi program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW).
Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Elen Setiadi mengatakan, Indonesia memiliki potensi sumber daya energi surya yang relatif besar.
Potensi tersebut dapat dikonversi menjadi energi listrik untuk mendukung kebutuhan energi nasional sekaligus memperkuat pemanfaatan sumber daya domestik.
Menurut Elen, pemerintah juga memberikan berbagai fasilitas untuk mendukung pengembangan energi surya. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan sumber daya energi yang tersedia di dalam negeri.
Baca Juga: Pemerintah Dorong Industri Panel Surya RI untuk Tekan Biaya PLTS
“Sehingga kita bisa konversikan dengan energi listrik. Itu juga kita memberikan fasilitas, fasilitas untuk pendukungan itu. Dan antara lain kita memang regulasinya sedang kita siapkan untuk bagaimana 100 gigawatt listrik ini bisa teroptimalisasikan dengan baik,” kata Elen dalam BIG Strategic Forum 2026: Accelerating Growth Through Clean Energy & Industrial Transformation, Selasa (8/9/2026).
Elen menlanjut, tengah menyiapkan regulasi terkait pengembangan PLTS 100 GW. Saat ini, rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tersebut masih dalam tahap pembahasan antarkementerian/lembaga (K/L).
“Perpresnya, lagi dalam proses pembahasan antar KL,” tambahnya.
Elen menyampaikan, pemerintah terus menyiapkan regulasi agar target pengembangan PLTS 100 GW dapat diimplementasikan secara optimal.
Dia belum menyebutkan target pasti penerbitan Perpres tersebut. Namun, Elen memastikan regulasi itu ditargetkan terbit dalam waktu dekat seiring dengan dimulainya berbagai proses implementasi program PLTS 100 GW.
“Ya segera lah, karena kan ini udah mulai proses juga semua,” tutur Elen.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyusun rencana besar untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai bagian dari transisi menuju energi baru dan terbarukan (EBT).
Baca Juga: PLTS 100 GW Dikebut, Pemerintah Petakan Potensi di 250 Bendungan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyampaikan rencana ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kapasitas PLTS sebesar 100 gigawatt (GW) dalam beberapa tahun ke depan.
“Sekarang adalah arahan Bapak Presiden Prabowo kita harus membangun listrik energi terbarukan dari tenaga matahari. Ke depan akan kita bangun kurang lebih sekitar 100 gigawatt (GW),” kata Bahlil di Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Bahlil menyampaikan bahwa proyek PLTS ini akan difokuskan untuk melistriki desa-desa dan kampung-kampung di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas akses listrik dan mengurangi ketimpangan energi nasional.
“Dan ini akan mendorong untuk bagaimana ketersediaan listrik bagi koperasi merah putih,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







