Mendag Tegaskan ART Perkuat Akses Pasar RI ke AS

AKURAT.CO Pemerintah melihat masih ada ruang besar untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
Salah satu instrumen yang dinilai dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang tersebut adalah Agreement on Reciprocal Trade (ART) atau perjanjian perdagangan timbal balik.
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mengatakan, ART dapat menjadi salah satu cara untuk memperkuat kepastian perdagangan sekaligus meningkatkan akses pasar bagi pelaku usaha Indonesia dan AS.
Baca Juga: Dari Penyediaan Art Supplies hingga Terjun ke Ekosistem: Kenapa MR.D.I.Y. Masuk ke Dunia Seni?
"Perekonomian global saat ini menghadapi berbagai dinamika, tetapi Indonesia akan tetap terbuka terhadap perdagangan dan kemitraan, sembari terus melakukan reformasi domestik, agar terjadi penguatan industri dan perluasan peluang kerja sama," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Menurut Budi, hubungan perdagangan dan investasi yang kuat antara Indonesia dan AS memberikan peluang yang signifikan bagi pelaku usaha kedua negara.
Karena itu, kerja sama perdagangan perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan nilai transaksi, tetapi juga pada penguatan keterkaitan rantai pasok.
"Dalam hal ini, ART menjadi salah satu cara Indonesia mengoptimalkan peluang tersebut dengan AS melalui penguatan kepastian, peningkatan akses pasar dan keterkaitan rantai pasok," katanya.
Penguatan akses pasar menjadi penting seiring perubahan peta perdagangan global dan meningkatnya peran kawasan Indo-Pasifik dalam perekonomian dunia.
Indonesia dinilai memiliki posisi strategis untuk memanfaatkan perkembangan tersebut, baik sebagai pasar maupun basis produksi dan ekspor.
"Peningkatan peran Indo-Pasifik dalam ekonomi global telah menempatkan Indonesia pada posisi strategis sebagai pasar utama serta hub strategis untuk produksi, investasi dan ekspor," jelas Budi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









