Peran Jonathan Frizzy hingga Jadi Tersangka Kasus Vape Obat Keras

AKURAT.CO, Aktor Jonathan Frizzy harus menerima kenyataan saat dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan obat keras jenis etomidate yang terkandung dalam cairan rokok elektrik atau Vape.
Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Ronald FC Sipayung menjelaskan, awalnya menerima limpahan laporan dari Bea Cukai pada (13/3/2025).
Baca Juga: Jonathan Frizzy dengan Ririn Dwi Ariyanti Tunangan? Ini Kabar Sebenarnya...
Pada saat itu, petugas Bea Cukai mengamankan salah satu penumpang yang baru tiba dari Malaysia dan kedapatan membawa etomidate.
"Kemudian dari hasil pengembangan, dari hasil penyelidikan, penyidik Satres Narkoba berhasil menangkap tersangka pertama, inisial BTR," ujar Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Ronald FC Sipayung kepada wartawan dalam konferensi pers di kantornya, Senin (5/5/2025).
Ronald kemudian menjalankan peran yang dilakukan oleh Jonathan Frizzy. Mantan suami Dhena Devanka itu berperan sebagai pembuat grup WhatsApp untuk berkomunikasi dengan BTR.
"JF, yang dari hasil keterangan, itu memiliki peran untuk, pertama membuat WhatsApp grup. Jadi mereka membuat WhatsApp grup yang berisi para tersangka, ER, JF, dan BTR tadi. Di situlah mereka membuat grup untuk saling berkomunikasi dan saling mengatur bagaimana supaya barang cartridge atau etomidate ini bisa masuk," beber Ronald.
"Jadi, awalnya EDS ini berada di luar negeri, tepatnya di Thailand. Dari pemeriksaan yang kami lakukan di dalam WhatsApp grup, ternyata EDS ini juga masuk atau ikut menjadi anggota grup. Jadi, ada 4 orang yang masuk dalam grup itu, inisial TBR, ER, EDS dan JF," tambahnya.
Baca Juga: Dari Ditampar hingga Dibenturkan ke Tembok, Ijonk dan Deretan Selebriti ini Mengaku Alami KDRT
Dia mengatakan Ijonk menamai grup WhatsApp tersebut dengan nama 'Berangkat.' Dia menjelaskan, dalam grup tersebut, para tersangka melakukan proses pembahasan mengatur cara membawa zat etomidate dari Malaysia ke Jakarta.
"Awalnya sempat dilakukan pemeriksaan secara detail oleh Bea Cukai dan kemudian ada komunikasi-komunikasi di dalam grup ini bahwa barang atau zat etomidate ini akan diurus sehingga bisa dikeluarkan," jelasnya.
"Sehingga kemudian pada saat Bea Cukai melakukan pemeriksaan, diketahui bahwa cairan tersebut mengandung zat etomidate," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







