Denny Siregar Percayakan Anak Down Syndrome Jadi Pilar Cerita di Film Tanah Runtuh

AKURAT.CO Nama Denny Siregar kembali menjadi sorotan publik lewat karya terbarunya berjudul Tanah Runtuh.
Melalui rumah produksinya, Denny Siregar Production, dirinya mengambil langkah berani dengan menjadikan anak dengan down syndrome sebagai salah satu tokoh utama dalam film tersebut, sebuah keputusan yang masih jarang ditemui dalam perfilman Indonesia.
Pilihan ini bukan tanpa alasan. Denny Siregar ingin menghadirkan representasi yang lebih adil dan manusiawi, sekaligus membuka ruang bagi anak dengan down syndrome untuk tampil sebagai karakter penting yang memiliki peran kuat dalam alur cerita.
Baca Juga: Polling Denny Siregar, Ganjar Dapat Dukungan 212 Dan Novel Bakmumin
Tanah Runtuh mengangkat kisah tentang hubungan persaudaraan dan keluarga, sejalan dengan semangat tagar #trbrotherhood.
Cerita berlatar pada situasi kehilangan serta realitas hidup yang tidak selalu mudah, namun disajikan dengan pendekatan yang hangat dan penuh empati.
Dalam film ini, karakter anak dengan down syndrome tidak ditempatkan sebagai sumber konflik ataupun objek belas kasihan. Sebaliknya, dia terlibat langsung dalam dinamika cerita dan memiliki posisi yang setara dengan karakter lain.
Melalui pendekatan tersebut, Denny Siregar ingin menunjukkan bahwa anak dengan down syndrome mampu menjadi tokoh utama yang relevan dan bermakna, tanpa harus digambarkan sebagai beban bagi lingkungan sekitarnya.
Baca Juga: Denny Siregar: 3 Ribu Karyawan Holywing Bakal Jadi Beban Pemerintah
Tanah Runtuh diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi penonton tentang makna penerimaan, empati, serta nilai persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Film ini juga menjadi pernyataan kepercayaan Denny Siregar bahwa setiap individu, dengan segala kondisinya, memiliki ruang untuk bersinar dan berkontribusi dalam sebuah cerita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








