Anrez Adelio Tantang Pembuktian Hukum Terkait Tudingan Penelantaran Anak

AKURAT.CO, Aktor Anrez Putra Adelio akhirnya angkat bicara terkait tudingan miring yang menyeret namanya dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan oleh Friceilda Prillea alias Icel.
Didampingi tim hukum, Anrez mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi sekaligus membantah kabar bahwa dirinya tidak bertanggung jawab atas anak yang dilahirkan pelapor.
Anrez menegaskan bahwa narasi yang beredar di ruang publik selama ini sangat menyudutkan dirinya dan cenderung menyesatkan.
Baca Juga: Diperiksa 6 Jam Terkait Kasus Icel, Anrez Adelio Dicecar 24 Pertanyaan oleh Penyidik
Dia pun meminta pihak pelapor untuk bersikap jujur mengenai kronologi dan fakta yang sebenarnya terjadi.
"Dari awal aku selalu bilang bahwa aku dibilang apa? Dibilang enggak ada kontribusi, enggak ada tanggung jawab, enggak ada komunikasi. Aku selalu bilang bahwa janganlah menyesatkan gitu. Jangan hilang-hilangkan fakta yang ada," ujar Anrez di Polda Metro Jaya pada Rabu (8/4/2026).
Meski enggan membeberkan detail bukti yang dibawa kepada media, bintang sinetron ini meyakini bahwa dokumen dan data yang dia kantongi cukup untuk mematahkan segala tuduhan.
Dia memilih untuk menyerahkan segalanya kepada proses hukum yang berlaku demi menjaga etika penyidikan.
"Dan aku punya banyak buktinya, aku bawa buktinya dan aku akan serahkan dulu ke pihak yang berwajib, pihak kepolisian supaya menurut aku lebih etis," tambahnya.
Anrez juga kembali menekankan bahwa dirinya tetap menjalin komunikasi dan memberikan kontribusi selama ini, berbanding terbalik dengan narasi yang dibangun oleh pihak lawan.
"Aku selalu menegaskan bahwa aku tidak pernah tidak bertanggung jawab, aku tidak pernah enggak ada kontribusi dan lain sebagainya. Dari mana? Ya dari bukti yang aku punya," kata Anrez lagi.
Menutup keterangannya, Anrez berharap agar kasus ini tidak meluas menjadi bola liar di media sosial.
Dia menuntut pembuktian yang adil secara hukum daripada sekadar melempar opini yang belum teruji kebenarannya.
"Makanya maksud aku gini, jangan pernah menyesatkan dengan narasi-narasi. Cukup dibuktikan aja terjadi apa enggak, beneran apa enggak," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







