Mental Ammar Zoni Down di Nusakambangan, Dokter Kamelia: Enggak Gila Aja Udah Alhamdulillah

AKURAT.CO, Kondisi terkini Ammar Zoni pasca dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, terungkap ke publik.
Sang kekasih, Dokter Kamelia, membeberkan bahwa mantan suami Irish Bella tersebut mengalami tekanan batin yang sangat berat.
Pemindahan ini berkaitan dengan status high risk yang kembali disematkan kepada Ammar dalam kasus peredaran narkoba yang menjeratnya.
Berada di sel isolasi dengan pengawasan ketat, mental sang aktor disebut berada di titik terendah.
Baca Juga: Tak Terima Dihukum 7 Tahun, Ammar Zoni Banding Lewat Tim Hukum Baru
Menurut Kamelia, pemindahan ke Nusakambangan adalah mimpi buruk yang selama ini ditakuti oleh Ammar.
Kondisi fasilitas yang minim penerangan dan jauh dari jangkauan keluarga membuat Ammar semakin terpuruk.
"Dia di Lapas Narkotika (Cipinang) aja statusnya masih high risk. Ketemu juga cuman sama penasihat hukum sama keluarga," beber dokter Kamelia di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (11/5/2026).
Kamelia pun mengaku takjub dengan kekuatan mental kekasihnya yang masih bisa bertahan di tengah situasi seberat itu.
"Jadi pas dibalikin lagi ke Nusakambangan dengan status high risk lagi, ya enggak gila aja alhamdulillah menurut aku Bang Ammar mentalnya luar biasa," lanjutnya.
Ketakutan Ammar untuk menginjakkan kaki di "Pulau Penjara" tersebut ternyata sudah dirasakan sejak lama.
Kamelia menceritakan momen emosional saat Ammar memohon bantuan agar tidak dipindahkan dari Jakarta.
"Dari saat di Kejaksaan, dia nangis, benar-benar nangis pelukan sama aku bilang, 'tolongin ya.' Sebelum dipindahin ke Nusakambangan juga dia udah pesan, 'kalau bisa jangan dipindahin ya. Tolong perjuangkan aku untuk aku balik lagi ke sini.'" Cerita Kamelia.
Baca Juga: Jelang Putusan Kasus Narkoba, Pengacara Beberkan Kondisi Psikis Ammar Zoni
Menariknya, di tengah kepanikan saat tiba di Nusakambangan, hanya nama Kamelia yang ada di pikiran Ammar.
Pihak lapas bahkan menghubungi Kamelia karena hanya nomor teleponnya yang diingat oleh Ammar di luar kepala.
"Orang yang pertama Lapas (Nusakambangan) kabarin itu aku. Bang Ammar tuh cuma hapal nomor telepon aku loh. Jadi pihak Lapas NK yang pertama WhatsApp aku nanya nomor kuasa hukum yang baru," ungkapnya.
Sebagai tenaga medis sekaligus orang terdekat, Kamelia bersikeras bahwa Ammar Zoni bukanlah seorang gembong narkoba yang berbahaya.
Dirinya menilai Ammar hanyalah seorang pecandu yang butuh pertolongan medis, bukan pengurungan ketat di sel isolasi.
"Dia itu sakit, butuh diobati. Coba deh lihat tampang bandar pengedar, enggak ada kayak dia penjahat yang membahayakan atau agresif. Sayang aja menurutku dia kan masih muda, punya anak kecil. Kalau tidak dibantu (direhabilitasi), nanti masa depannya gimana?" pungkas Dokter Kamelia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








