Akurat Logo

Mantan Karyawan Resmi Tersangka, Fuji Belum Ikhlas: Kesal Banget Setiap Lihat Dia

Nuzulul Karamah | 28 Mei 2026, 18:58 WIB
Mantan Karyawan Resmi Tersangka, Fuji Belum Ikhlas: Kesal Banget Setiap Lihat Dia
Fuji

AKURAT.CO, Kasus dugaan penggelapan dana yang menimpa selebgram naik daun, Fujianti Utami Putri, akhirnya menemui titik terang.

Mantan karyawan yang dulunya dipercaya mengelola media sosial Fuji kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

​Kendati status hukum sang mantan admin sudah dinaikkan, Fuji mengaku hatinya belum sepenuhnya tenang.

Baca Juga: Mantan Admin Resmi Jadi Tersangka Penggelapan Uang Miliaran, Fuji Tutup Pintu Damai: Biar Kapok!

Alih-alih lega, selebgram berusia 23 tahun ini justru didera rasa dongkol yang mendalam setiap kali berhadapan dengan sosok yang pernah dekat dengannya itu.

​“Rasanya itu kesal banget. Kayak aku belum bisa ikhlas saja gitu setiap kali melihat dia,” ungkap Fuji saat ditemui awak media di Polres Metro Jakarta Selatan, belum lama ini.

​Bagi adik ipar mendiang Vanessa Angel ini, perkara tersebut bukan lagi soal nominal materi yang raib.

Fuji merasa dikhianati secara personal karena pelaku telah menyalahgunakan kepercayaan besar yang telah dia berikan selama ini.

​“Ini tak sekadar masalah uang ya. Tapi apa yang dia lakukan ke aku tuh masih belum bisa aku terima saja,” tambahnya dengan nada kecewa.

​Tak hanya membawa kabur uang, Fuji membeberkan bahwa mantan karyawannya itu diduga sengaja mencoba melenyapkan barang bukti.

Berdasarkan penuturannya, uang hasil penggelapan tersebut sempat dibelikan sebuah mobil mewah yang dihadiahkan tersangka untuk sang mantan kekasih.

​Fuji pun menuntut agar aset yang dibeli dari keringatnya itu segera diserahkan kembali kepadanya.

​“Lebih baik mobilnya dibalikin karena itu kan dibeli pakai uang saya. Dia maling uang saya untuk beli mobil yang dia kasih ke mantan (pacarnya),” tegasnya.

Baca Juga: Lelah Berurusan Mulu Sama Hukum, Fuji Curhat Malah Disalahkan Netizen ​

​Sementara itu, kuasa hukum Fuji, Sandy Arifin, membenarkan bahwa tersangka sebenarnya sempat hadir di Polres Metro Jakarta Selatan di hari yang sama.

Namun, karena rasa kecewa yang sudah telanjur mendalam, Fuji memilih untuk enggan bertatap muka langsung.

​Sandy juga menegaskan bahwa kliennya menutup rapat-rapat pintu damai atau kekeluargaan.

Kasus ini dipastikan akan bergulir panas hingga meja hijau.

​"Tadi penyidik tanya sekali lagi apakah Uti (sapaan akrab Fuji) masih mau melanjutkan perkara ini? Klien kami menyampaikan dengan tegas akan melanjutkan proses hukum ini sampai selesai. Jadi bisa kami sampaikan ini bakal sampai sidang," pungkas Sandy Arifin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.