Akurat Logo

Maia Estianty Ikut Resah Soroti Dolar Rp18 Ribu hingga Potongan Marketplace

Nuzulul Karamah | 5 Juni 2026, 15:11 WIB
Maia Estianty Ikut Resah Soroti Dolar Rp18 Ribu hingga Potongan Marketplace
Maia Estianty

AKURAT.CO Kondisi perekonomian Indonesia belakangan ini tengah menjadi buah bibir hangat di kalangan masyarakat.

Menariknya, isu sensitif ini rupanya tak luput dari sorotan musisi sekaligus produser ternama Tanah Air, Maia Estianty.

​Melalui sebuah unggahan di media sosial, mantan personel duo Ratu tersebut blak-blakan mengungkapkan kegelisahannya terkait situasi ekonomi saat ini.

Ibu tiga anak ini menyoroti sejumlah lonjakan biaya yang dinilai kian mencekik dan berdampak langsung pada masyarakat luas.

Baca Juga: ​Kompak Bareng Irwan Mussry, Maia Estianty Siap Jalani Peran Oma dan Opa

​Dalam curhatannya, Maia menyinggung beberapa poin krusial yang sedang memicu kecemasan publik. Mulai dari nilai tukar mata uang dolar AS yang dikabarkan terus meroket, kebijakan kenaikan pajak, hingga biaya administrasi di platform belanja daring (marketplace).

​Namun, alih-alih meluapkan amarah atau mengeluh panjang lebar, istri Irwan Mussry ini justru memilih untuk memanjatkan doa terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam menghadapi masa-masa sulit ini.

​"Dolar tembus 18.000, pajak-pajak naik, potongan admin marketplace naik. Doa aja deh, 'yaa Allah berikanlah kami rezeki yang banyak, sehingga kami tidak kekurangan apapun. Amin' untuk semuanya masyarakat Indonesia," tulis Maia Estianty dalam akun Threads miliknya, dikutip Jumat (5/6/2026).

​Unggahan spontan dari musisi yang akrab disapa Bunmay ini pun langsung viral dan memancing beragam reaksi dari warganet.

Banyak netizen yang mengaku terkejut sekaligus merasa 'terwakili' karena figur publik sekaya Maia ternyata ikut memantau kondisi dompet rakyat jelata.

Baca Juga: Viral Ahmad Dhani-Maia Estianty di Medsos, Warganet Harus Cerdas dan Wajib Cek Fakta

​Secara khusus, netizen menyoroti kepedulian Maia terhadap naiknya tarif administrasi marketplace yang belakangan memang dikeluhkan para pelaku UMKM.

​"Sekelas Bunda Maia pun resah dengan tarif admin marketplace. Apalagi warga biasa yg penghasilan utamanya di marketplace," komentar salah satu netizen.

​"Setajir Bunmay aja sampai kewalahan menghadapi ekonomi Indonesia," timpal netizen lainnya di kolom komentar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.