Masuk Forbes 30 Under 30 Asia Christian Wilfandio Rayakan Pernikahan Intimate Mafia Style

AKURAT.CO Di tengah kesibukannya mengembangkan Se’Indonesia hingga memiliki lebih dari 300 cabang yang bukan berbasis waralaba, Co-Founder dan Owner Se’Indonesia, Christian Wilfandio Rewah, memilih merayakan hari pernikahannya dengan cara yang sederhana, hangat, dan personal.
Co-Founder dan Owner Se’Indonesia sekaligus pemain Tim Nasional Mini Soccer Indonesia tersebut memilih perayaan yang sederhana, personal, dan penuh karakter.
Baca Juga: Tiga Miliarder Asean Masuk Daftar Filantropis Asia Forbes 2025, Salah satunya Low Tuck Kwong
Bersama sang pujaan hati, Maria Theresia Waleng Emar, Christian menggelar sebuah intimate wedding di MTen, Jakarta, dengan konsep unik bertajuk Mafia Style.
Christian dikenal sebagai salah satu pengusaha muda Indonesia yang aktif membangun bisnis sekaligus menekuni dunia olahraga.
Kiprahnya mengembangkan Se’Indonesia membawanya masuk dalam daftar bergengsi Forbes 30 Under 30 Asia Class of 2026, yang menghimpun 300 anak muda paling berpengaruh dan inspiratif dari berbagai sektor di kawasan Asia-Pasifik.
Di luar dunia bisnis, Christian juga merupakan pemain Tim Nasional Mini Soccer Indonesia. Ia pernah membawa nama Indonesia berlaga dalam ajang Intercontinental Cup 2026 di Roma, Italia.
Kedekatan Christian dengan dunia olahraga juga tercermin melalui Se’Indonesia.
Selain terus bertumbuh sebagai salah satu jaringan kuliner lokal dengan perkembangan pesat, Se’Indonesia juga turut aktif dalam memberikan dukungan kepada sejumlah klub sepak bola papan atas Tanah Air, seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Borneo FC, dan klub-klub lainnya.
Meski telah memiliki lebih dari 300 cabang dan mendapat pengakuan dari Forbes Asia, serta menjalani peran sebagai atlet nasional, Christian tidak menginginkan pernikahan yang berlebihan. Baginya, hari bahagia tersebut bukan tentang seberapa besar pesta yang diselenggarakan, melainkan tentang berbagi momen sakral bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang yang memiliki arti penting dalam perjalanan hidupnya bersama Maria.
“Se’Indonesia mungkin sudah tumbuh menjadi lebih dari 300 cabang, tetapi untuk pernikahan, saya dan Maria justru menginginkan sesuatu yang sederhana, intimate, dan benar-benar bisa kami nikmati bersama orang-orang terdekat. Bagi kami, yang terpenting bukan seberapa besar acaranya, tetapi seberapa berarti setiap orang yang hadir di dalamnya,” ujar Christian.
Intimate Wedding Menjadi Pilihan Generasi Muda
Dalam beberapa tahun terakhir, konsep intimate wedding semakin menjadi pilihan utama pasangan muda, terutama dari kalangan Gen Z.
Dibandingkan menggelar pesta dalam skala sangat besar, semakin banyak pasangan memilih perayaan yang lebih personal, memiliki karakter kuat, serta memberikan ruang untuk berinteraksi lebih dekat dengan setiap tamu.
Pasalnya, Christian yang lahir di penghujung tahun 1997 dan termasuk dalam generasi awal Gen Z, menilai pernikahan sebagai pengalaman yang harus memiliki makna serta merepresentasikan dari karakter kedua mempelai.
Pilihan Christian dan Maria pun mencerminkan kecenderungan generasi tersebut: tidak harus selalu mengikuti format pernikahan konvensional, lebih berani menampilkan identitas personal, tetapi tetap menempatkan keluarga, nilai, dan kedekatan emosional sebagai bagian terpenting dari perayaan.
Bagi keduanya, kesederhanaan bukan berarti kehilangan kemewahan.
Kemewahan justru terasa melalui suasana yang hangat, detail yang personal, serta kesempatan untuk menikmati setiap momen bersama orang-orang terdekat.
Intimate Wedding dengan Sentuhan Mafia yang Elegan
Konsep Mafia Style dipilih kedua mempelai, bukan untuk menghadirkan kesan berlebihan, melainkan untuk menggambarkan karakter yang kuat, elegan, klasik, dan penuh kehangatan.
Baca Juga: 5 Tahun Beruntun, Bank Mandiri Kembali Masuk Forbes World’s Best Bank 2025
Nuansa serba hitam, busana formal, detail dekorasi klasik, serta atmosfer sinematik mengubah lokasi pernikahan menjadi sebuah private celebration yang eksklusif. Konsep unik tersebut juga mencerminkan karakter Christian dan Maria yang berani tampil berbeda, tetapi tetap mengutamakan kedekatan dan nilai personal.
“Kami menyukai konsep yang kuat dan memiliki karakter. Mafia Style terasa klasik, elegan, dan timeless. Namun, di balik seluruh konsep visualnya, inti dari pernikahan ini tetap sederhana: kami ingin merayakan cinta, keluarga, persahabatan, dan awal kehidupan baru bersama Tuhan,” lanjut Christian.
Pemilihan MTen sebagai lokasi perayaan pun selaras dengan visi tersebut. Karakter venue yang modern, semi-outdoor, dan stylish memberikan ruang bagi konsep Mafia Style untuk tampil secara elegan, tanpa menghilangkan suasana hangat dan intim yang menjadi benang merah acara.
Dihadiri Figur Publik Tokoh Penting dan Bintang Lapangan Hijau
Pernikahan semakin menarik, saat perayaan tersebut turut dihadiri keluarga, sahabat, rekan bisnis, atlet, serta sejumlah figur publik papan atas Tanah Air. Beberapa di antaranya adalah Atta Halilintar, grup band legendaris Slank, Christian Sugiono, Celloz, serta sejumlah artis papan atas lainnya.
Tidak hanya itu, kedekatan Christian dengan dunia olahraga turut tercermin melalui deretan tamu yang hadir. Sejumlah pesepak bola aktif dan legenda Tim Nasional Indonesia ikut memberikan doa serta ucapan selamat kepada kedua mempelai.
Para atlet tersebut datang dari berbagai cabang, mulai dari sepak bola, futsal, hingga mini soccer, yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan Christian sebagai seorang atlet dan pencinta olahraga Indonesia.
Tidak sedikit pula tokoh politik yang turut hadir untuk memberikan doa dan ucapan selamat kepada Christian dan Maria. Kehadiran tamu dari berbagai latar belakang - mulai dari dunia bisnis, olahraga, hiburan, hingga pemerintahan - membuat suasana malam itu semakin istimewa.
Meski dihadiri banyak nama besar dan tokoh penting, Christian dan Maria tetap mempertahankan atmosfer yang personal, santai, dan dekat - layaknya sebuah perayaan bersama keluarga besar. Kehadiran mereka bukan sekadar memperbesar kemeriahan acara, melainkan menjadi gambaran dari persahabatan serta hubungan yang telah dibangun Christian dan Maria sepanjang perjalanan hidup keduanya.
MARriedinCHRIST Menempatkan Tuhan sebagai Pusat Pernikahan
Di balik kemeriahan dan konsep visual yang kuat, terdapat sebuah pesan iman yang menjadi fondasi pernikahan Christian dan Maria. Keduanya memilih #MARriedinCHRIST sebagai hashtag pernikahan mereka.
Permainan kata yang memadukan nama Maria, Christian, serta kata married tersebut memiliki arti yang lebih mendalam: sebuah komitmen untuk menempatkan Tuhan Yesus sebagai pusat hubungan, pernikahan, dan rumah tangga mereka.
Bagi Christian dan Maria, pernikahan bukan sekadar tentang dua pribadi yang memilih hidup bersama. Pernikahan adalah perjalanan iman - sebuah panggilan untuk saling mencintai, bertumbuh, dan berjalan bersama dengan Kristus yang selalu hadir di tengah-tengah mereka.
“Kami percaya bahwa pernikahan ini bukan hanya tentang saya dan Maria. Kami ingin Tuhan Yesus selalu berada di tengah hubungan kami, menjadi fondasi dalam setiap keputusan, setiap tantangan, dan setiap langkah kehidupan yang akan kami jalani bersama. Itulah makna #MARriedinCHRIST bagi kami,” ungkap Christian.
Dengan perpaduan antara fashion, cinematic ambience, personal touches, dan kehangatan sebuah intimate celebration, pernikahan Christian Wilfandio Rewah dan Maria Theresia Waleng Emar menghadirkan warna berbeda dari pesta pernikahan pada umumnya.
Lebih dari sekadar perayaan, momen tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru bagi Christian dan Maria: perjalanan untuk bertumbuh, membangun keluarga, serta melangkah bersama dalam iman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








