140 Film dari 50 Negara Ditayangkan Selama Jakarta Film Week 2024

AKURAT.CO Sebanyak 140 film dari 50 negara akan ditayangkan dalam gelaran Jakarta Film Week 2024, yang digelar mulai 23 September sampai 27 Oktober 2024.
"Di tahun 2024, Jakarta Film Week semakin berwarna dengan kehadiran film-film dari 50 negara," kata Manajer Program Jakarta Film Week 2024, Novi Hanabi, dalam keterangannya, Kamis (26/9/2024).
Film-film yang akan ditayangkan selama Jakarta Film Week 2024 merupakan hasil kurasi dari 1.132 film dari 85 negara yang didaftarkan ke penyelenggara festival film.
Jakarta Film Week 2024 akan dibuka dengan penayangan film Sampai Jumpa, Selamat Tinggal karya Sutradara Adriyanto Dewo dan diakhiri dengan pemutaran film Don't Cry, Butterfly karya Sutradara Duong Dieu Linh dari Vietnam.
Para pencinta film bisa menikmati tayangan film-film pilihan dalam rangkaian acara Jakarta Film Week 2024 di CGV Grand Indonesia, Taman Ismail Marzuki dan Mercure Jakarta Cikini atau menyaksikannya secara daring melalui layanan Vidio.
Baca Juga: Indra Sjafri Ogah Terus Berpolemik Soal Welber Jardim di Timnas Indonesia U-20
Jakarta Film Week merupakan festival film tahunan yang digelar dengan dukungan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jakarta serta Kementerian Dikbudristek untuk mempromosikan film dan pariwisata Indonesia.
Jakarta Film Week 2024, yang mengangkat tema Resonance, mencakup acara penayangan film, JFW Net, penghargaan untuk sineas, hingga kelas khusus pengeditan bersama editor ternama asal Hong Kong, Cheung Kai Fai.
"Program-program yang kami tawarkan pun semakin beragam dan semoga bisa memperkuat industri film tanah air," kata Novi.
Jakarta Film Week 2024 terbuka untuk umum.
Pemesanan tiket festival dapat dilakukan melalui TIX.ID.
Jakarta Film Week menjadi ajang untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya bidang perfilman.
Direktur Festival Jakarta Film Week, Rina Damayanti, mengemukakan bahwa industri perfilman Indonesia sudah semakin berkembang.
Baca Juga: Pertemuan Megawati-Prabowo: Sinyal Penggeseran Peran Jokowi di Pemerintahan Mendatang?
"Di dalam negeri, pada 2022 dan 2023, lebih dari selusin film Indonesia berhasil menembus lebih dari satu juta penonton setiap tahunnya, yang memicu perluasan layar bioskop dan peningkatan investasi," jelasnya.
"Di kancah internasional, film-film Indonesia mendapat pendanaan dan tampil di festival bergengsi yang menunjukkan bagaimana ekosistem film terus terhubung dan berkembang," tambah Rina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




