Ketahui Penyebab dan Gejala Rosacea yang Diidap Sandra Dewi, Wajahnya Penuh Nanah Jika Kambuh

AKURAT.CO Sandra Dewi mengungkapkan bahwa dia menderita penyakit kulit rosacea.
Pernyataan ini disampaikannya saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi PT Timah yang melibatkan Harvey Moeis, yang diadakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta pada Senin (21/10/2024).
"Saya terkena penyakit rosasea yang tidak bisa sembuh dan itu seumur hidup. Penyakit itu kambuh kalau saya stres. Kalau kumat, muka saya penuh nanah," jelas Sandra Dewi.
Sandra menyatakan bahwa kondisi ini berdampak signifikan pada pekerjaannya, terutama ketika melakukan endorse.
Beberapa kali, ia terpaksa menutup kerugian dari endorse yang tidak dapat diselesaikan saat rosacea kambuh, dengan total kerugian yang mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga: RUU Perampasan Aset Belum Masuk Prolegnas, Baleg DPR Tunggu Instruksi Pimpinan
Lantas, apa itu penyakit Rosacea yang diidap Sandra Dewi sejak tahun 2023? Simak berikut penjelasannya yang telah dikutip dari berbagai sumber, Rabu (23/10/2024).
Apa itu penyakit Rosacea?
Rosacea adalah kondisi kulit kronis yang biasanya mempengaruhi wajah dan menyebabkan kemerahan, pembuluh darah yang terlihat serta benjolan berisi nanah.
Penyakit ini lebih umum terjadi pada wanita dan biasanya muncul pada usia dewasa, tetapi bisa juga terjadi pada pria.
Rosacea dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya karena gejala yang terlihat jelas.
Penyebab pasti rosacea masih belum sepenuhnya dipahami, tetapi beberapa faktor dapat memicu timbulnya gejala.
Baca Juga: Rencana Kerja BEI 2025 Fokus pada Pendalaman dan Perluasan Pasar
Genetika menjadi salah satu penyebab utama. Selain itu, lingkungan dapat berkontribusi, dengan paparan sinar matahari, angin dan suhu ekstrem yang seringkali memperburuk kondisi ini.
Gaya hidup termasuk konsumsi alkohol, makanan pedas, dan stres juga diidentifikasi sebagai pemicu yang umum.
Gejala rosacea bervariasi, tetapi umumnya termasuk kemerahan pada wajah, terutama di area pipi dan hidung.
Penderita sering mengalami bintik-bintik kemerahan atau benjolan mirip jerawat, yang dapat disertai rasa gatal atau terbakar.
Pembuluh darah kecil di wajah juga mungkin terlihat lebih jelas, memberikan tampilan yang tidak nyaman.
Beberapa orang bahkan mengalami gejala pada mata, seperti kemerahan dan iritasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk




