Kolaborasi, tiket bersama Artotel dan Rumah Atsiri Dorong Tren Wisata Berkelanjutan di Indonesia

AKURAT.CO Platform perjalanan tiket.com menggandeng Artotel Group dan Rumah Atsiri Indonesia untuk memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan. Kolaborasi ini diperkenalkan pada 22 April 2026 di ARTOTEL Thamrin sebagai bagian dari inisiatif tiket Green.
Hal ini menandai pergeseran industri menuju pengalaman perjalanan yang lebih bermakna. Konsep 'accommodations with experience' mendorong wisatawan ikut terlibat pada aktivitas yang berdampak bagi lingkungan dan komunitas lokal.
Data internal tiket.com menunjukkan minat terhadap wisata berkelanjutan terus meningkat. Dalam Travel Industry Outlook 2026, sebanyak 63 persen wisatawan sudah mengenal konsep sustainable travel dan 67 persen di antaranya pernah memilih akomodasi ramah lingkungan.
Motivasi wisatawan juga berubah menjadi lebih berbasis nilai. Sekitar 69 persen ingin berkontribusi pada lingkungan, 49 persen tertarik mendukung komunitas lokal dan 41 persen mencari pengalaman perjalanan yang lebih bermakna.
"Tiket.com terus mengembangkan tiket Green, yang hingga 2025 telah menghadirkan lebih dari 8.000 pilihan akomodasi berkelanjutan di Indonesia dan Asia Tenggara," ujar Gaery Undarsa selaku Co-Founder dan Chief Marketing Officer tiket.com, saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Dari sisi industri perhotelan, Artotel Group menilai keberlanjutan sebagai strategi jangka panjang yang perlu diterapkan secara konsisten. Hingga kini, sekitar 40 persen portofolionya telah memperbarui program sustainability dan mengacu pada standar Global Sustainable Tourism Council.
"Melalui berbagai inisiatif ESG, kami terus berupaya menghadirkan praktik operasional yang lebih bertanggung jawab, sekaligus memastikan pengalaman menginap tetap nyaman dan relevan bagi tamu," kata Eduard Rudolf Pangkerego selaku Chief Operating Officer Artotel Group.
Sementara itu, Rumah Atsiri Indonesia membawa pendekatan berbasis pengalaman dan edukasi. Model yang diterapkan menggabungkan aktivitas wisata dengan pembelajaran serta pemberdayaan komunitas lokal.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya bermakna bagi pengunjung, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat," pungkas Natasha Clairine selaku Director & Founder Rumah Atsiri Indonesia.
Kolaborasi ini menunjukkan upaya membangun ekosistem wisata berkelanjutan yang lebih luas, dari platform digital hingga komunitas lokal. Pendekatan ini dinilai penting untuk mempercepat adopsi praktik wisata yang lebih bertanggung jawab di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








