Pramono soal 12 Altar Dewa Dewi di Tian Fu Gong: Bisa Jadi Magnet Wisata Religi Jakarta

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti keberadaan 12 altar Dewa Dewi Agung di Kelenteng Tian Fu Gong, Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), saat meresmikan rumah ibadah tersebut, Minggu (17/5/2026).
Menurut Pramono, keberadaan altar-altar tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena tidak hanya memiliki nilai spiritual bagi umat, tetapi juga menyimpan kekayaan budaya dan sejarah yang bisa dikenalkan kepada masyarakat luas.
“Tadi ketika dijelaskan mengenai keunikan 12 altar yang ada di tempat ini, saya langsung terbayang betapa kayanya tradisi dan budaya yang dimiliki,” ujar Pramono.
Dalam sambutannya, Pramono sempat menyinggung sejumlah altar utama di Tian Fu Gong.
Salah satunya Yu Huang Da Di atau Tian Gong yang dikenal sebagai Kaisar Langit dalam tradisi Tionghoa.
“Yu Huang Da Di atau Tian Gong, itu Dewa Kaisar Langit yang mengatur tentang kehidupan kita,” katanya.
Pramono juga menyebut Tai Shang Lao Jun sebagai figur spiritual penting yang identik dengan kebijaksanaan dan ajaran suci.
“Tai Shang Lao Jun ini termasuk tiga figur utama, guru para suci dan sumber kebijaksanaan,” ucapnya.
Baca Juga: Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono: Jakarta Rumah Besar Keberagaman
Tak hanya itu, suasana sambutan sempat mencair ketika Pramono menyinggung altar Yue Xia Lao Ren yang dikenal sebagai dewa jodoh.
Ia berseloroh altar tersebut bisa menjadi tujuan bagi anak muda yang belum menemukan pasangan.
“Yang belum dapat jodoh, mungkin harus datang ke tempat Dewa Yue Xia Lao Ren,” katanya disambut tawa hadirin.
Meski disampaikan dengan gaya santai, Pramono menegaskan keberadaan 12 altar di Tian Fu Gong memiliki nilai edukasi budaya yang penting, terutama bagi generasi muda agar memahami makna simbol, tradisi, dan sejarah leluhur Tionghoa.
Ia berharap Tian Fu Gong berkembang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat interaksi sosial, ruang edukasi budaya, dan destinasi wisata religi baru di Jakarta.
Menurut Pramono, konsep kawasan Riverwalk Island yang menghadirkan berbagai fasilitas religi dalam satu area menjadi simbol nyata keberagaman Indonesia.
“Kalau melihat kawasan ini sudah ada Islam, Buddha, Taoisme, dan nantinya juga fasilitas agama lain, saya yakin tempat ini akan menjadi destinasi yang banyak dikunjungi,” ujarnya.
Pramono menilai potensi wisata religi di Jakarta sangat besar jika dikemas secara baik dan modern.
Kehadiran Kelenteng Tian Fu Gong dengan 12 altar Dewa Dewi Agung disebut menjadi salah satu daya tarik baru yang memperkuat identitas budaya dan toleransi di ibu kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum









