5 Aplikasi AI Untuk Review Jurnal Ilmiah, Meringkas Jadi Lebih Mudah

AKURAT.CO Ketika kita perlu melakukan peninjauan jurnal ilmiah, tugas kita adalah membaca, menemukan dan mengevaluasi berbagai hasil penelitian.
Ini adalah tugas yang menarik tetapi kadang-kadang memerlukan banyak waktu.
Namun, Anda tidak perlu merasa cemas. Saat ini kita dapat mengidentifikasi hasil penelitian dalam jurnal dengan lebih efisien berkat bantuan alat berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kemajuan teknologi ini memungkinkan Anda untuk lebih fokus pada analisis.
Baca Juga: Kemenag Berencana Gunakan Artificial Intelligence Pada Pelayanan Haji 2024
1. Scholarcy
Pilihan AI untuk review jurnal ilmiah lainnya yakni Scholarcy. Alat canggih berbasis artificial intelligence ini juga dirancang untuk menyederhanakan proses membaca. Kamu bisa lebih mudah memahami dan merangkum makalah penelitian ilmiah.
Scholarcy juga memberikan summary dan poin-poin yang memudahkanmu untuk mengerjakan tugas. Nantinya, Scholarcy dapat mendeteksi informasi penting dalam jurnal, seperti konsep utama, metodologi dan hasil. Selain itu, AI ini bisa memberikan gambaran penelitian yang lebih jelas.
Baca Juga: 12 Website Penyedia Jurnal Ilmiah Nasional Dan Internasional, Mahasiswa Wajib Tahu
2. Iris
Membaca dan memahami jurnal bisa membutuhkan waktu lama. Belum lagi kalau harus menuliskannya kembali. Untuk itu, hadirnya AI Iris adalah untuk mempermudah menyelesaikan tugas tersebut.
Iris bekerja dengan menangkap informasi penting dalam jurnal lalu menuliskan rangkumannya. Kamu sebagai pengguna akan memperoleh poin-poin penting, gagasan utama dan highlight penting dari dokumen tanpa harus membaca keseluruhan teksnya.
Iris pun akan menyederhanakan bahasa yang tertulis sehingga lebih mudah dipahami. AI review jurnal ini benar-benar membantu penelitian.
3. Resoomer
AI untuk review jurnal ilmiah berikutnya bernama Resoomer yang memungkinkan memberimu ringkasan dalam bentuk teks. Kamu bisa meng-copy tulisan di jurnal lalu paste di Resoomer. Bisa juga dengan mengunggah file PDF langsung atau menyematkan URL jurnal saja.
Uniknya, tidak ada batasan teks atau karakter. Nanti, teks salinan akan ditampilkan atas bawah dengan hasil rangkuman yang dibuat oleh Resoomer. Tinggal memahami versi singkatnya saja, deh.
4. Summarize Bot
Alat ini bisa merangkum segala bentuk informasi, mulai dari tautan, dokumen, gambar dan banyak lagi lainnya.
Nantinya, Summarize Bot akan membagikan hasil dengan format ringkas yang mudah dipahami. Selain itu, tools review jurnal AI tersebut juga dapat membantu mengambil kata kunci yang digunakan pada jurnall. Kamu pun bisa mengambil bagian-bagian tertentu yang dibutuhkan dalam rangkuman.
5. Sci Summary
Sci Summary merupakan alat berbasis AI yang dikembangkan untuk memberi ringkasan makalah ilmiah komprehensif. Basis model teknologinya adalah GPT-3.5 dan GPT-4.
Alat ini membantu menghasilkan ringkasan jurnal dengan cara menyalin tempel teks atau langsung upload file. Lebih canggih, AI review jurnal ilmiah ini bisa membagikan hasilnya via email lho. (Ridho Hatmanto)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








