AKURAT.CO Putri Keraton Jawa memang memiliki pesona kecantikan tersendiri sejak dulu. Dan meyakini bahwa kecantikan merupakan kesatuan utuh yang melingkupi dua ruang, yakni kecantikan dari luar dan dalam.
Dengan tutur kata dan sikap lemah lembut nan bersahaja, paras cantik para Putri Keraton ini sering kali dijadikan tolak ukur dalam menggambarkan kesempurnaan seorang wanita di Indonesia khususnya di tanah Jawa.
Para Putri Keraton memiliki teknik perawatan kecantikan yang berasal dari bahan-bahan alami. Berikut beberapa perawatan kecantikan tradisional yang sering dilakukan oleh para putri keraton.
1. Jamu
Para putri keraton sering kali mengonsumsi berbagai macam ramuan tradisional yang direbus sebagai perawatan kecantikan dari dalam. Rebusan tradisional ini biasa disebut jamu.
Jamu mengandung beberapa jenis tumbuhan yang disesuaikan dengan manfaatnya. Seperti, jamu kunyit asam bermanfaat untuk detoksifikasi dan melancarkan serta menghilangkan nyeri datang bulan.
Ada juga jamu kunci sirih yang bermanfaat untuk menghilangkan bau badan dan merapatkan bagian kewanitaan.
Baca Juga: Daftar Jamu Ilegal Yang Diamankan BPOM, Ini Cara Cek Keasliannya
2. Bedak dingin
Bedak dingin merupakan perawatan tradisional yang menjadi rahasia kecantikan Putri Keraton. Bedak dingin yang biasa digunakan terbuat dari padi, gandum, dan tumbuhan lainnya.
Setelah digunakan kulit akan terasa lebih nyaman, terlihat awet muda, dan dapat melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari.
3. Lulur dengan bahan alami
Lulur merupakan salah satu perawatan kecantikan untuk tubuh yang banyak digunakan oleh wanita Indonesia untuk mendapatkan kulit yang bersih, halus, dan sehat. Para Putri di Keraton Jawa biasanya mandi menggunakan lulur yang dibuat dari tanaman-tanaman herbal, seperti kunyit.
Bahan kunyit digunakan, karena mampu mengobati atau menghilangkan luka pada kulit, serta membuat kulit menjadi terasa lebih halus. Selain itu, ada juga lulur mangir yang terbuat dari temu giring dan kunyit yang dihaluskan.
4. Minyak Cem-ceman
Selain memiliki kulit yang bersih, Putri Keraton juga memiliki rambut hitam yang berkilau. Karena bagi wanita, rambut merupakan mahkota, perawatannya juga perlu diperhatikan, di antaranya perawatan tradisional dengan menggunakan minyak cem-ceman menjadi rahasianya.
Minyak cem-ceman ini terbuat dari campuran minyak kelapa, daun waru, daun mangkokan, irisan daun pandan, bunga kenanga, dan bunga melati. Bahan-bahan inilah yang dapat menyehatkan dan menutrisi akar rambut sehingga tidak mudah rontok.
Baca Juga: Cara Membuat Kue Putri Keraton, Simple Tanpa Mixer!
5. Tapel
Setelah melahirkan, tubuh wanita biasanya akan mengalami perubahan yang signifikan, terutama pada bagian perut. Para Putri Keraton biasanya menggunakan tapel untuk mengembalikan kekencangan kulit perut pasca melahirkan.
Tapel dibuat dengan menggunakan tepung beras, kencur, pulosari, bangkle, adas, klabet, jahe, dan kayu manis. Sebelum digunakan, tapel akan dicampur dahulu dengan air hingga lunak, setelah itu ramuan ini akan dibalurkan pada perut, lalu ditutupi dengan daun sirih dan dibebat dengan menggunakan kain atau stagen.
Lakukan perawatan secara rutin selama 40 hari agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Kepompong emas
Putri dari Sultan Hamengku Buwono X, menggunakan kosmetik yang terbuat dari golden cocoon atau kepompong emas untuk menjaga kecantikan. Kepompong emas diketahui memiliki kandungan senyawa antioksidan dan zat brightening yang bermanfaat untuk menjaga keremajaan kulit dan membuat kulit menjadi lebih cerah, sehat, halus, dan bernutrisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







