Apa Itu Pendekatan Deep Learning yang Akan Diterapkan Mendikdasmen?

AKURAT.CO Baru-baru ini banyak beredar kabar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, akan menerapkan pendekatan pembelajaran Deep Learning.
Mut'i menjelaskan bahwa istilah deep learning merujuk pada pendekatan dalam pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas siswa.
Deep learning atau pembelajaran mendalam merupakan suatu pendekatan dalam proses belajar, bukan sebuah kurikulum pendidikan.
Banyak yang beranggapan bahwa deep learning akan menggantikan Kurikulum Merdeka, yang merupakan warisan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) pada periode sebelumnya, Nadiem Makarim.
Baca Juga: Gunung Rokatenda Naik Status Waspada, Ini Rekomendasi Badan Geologi
“Deep learning itu bukan kurikulum. Itu pendekatan belajar," jelasnya.
Lantas, apa itu pendekatan Deep Learning yang akan diterapkan Mendikdasmen Abdul Mut'i?
Mengenal pendekatan Deep Learning
Menurut Kamus Cambridge, deep learning atau pembelajaran mendalam adalah metode untuk mempelajari suatu hal secara mendalam hingga benar-benar memahaminya dan tidak mudah melupakan apa yang telah dipelajari.
Deep learning membantu siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi serta bekerja sama dengan orang lain secara efektif dalam berbagai mata pelajaran.
Dalam sistem deep learning, guru akan melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran, menghubungkan materi dengan pengetahuan yang sudah dimiliki siswa, tidak menghukum kesalahan, menghargai usaha siswa, serta bersikap adil dalam proses penilaian.
Baca Juga: Peternak di Boyolali Buang Susu Sapi gegara Tak Laku, Bagaimana Respons Islam?
Mendikdasmen menyatakan Deep learning terdiri dari tiga elemen utama, yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning.
- Mindful Learning: menyadari bahwa setiap murid memiliki kondisi yang berbeda-beda.
- Meaningful Learning: mendorong murid untuk berpikir kritis dan aktif terlibat dalam proses pembelajaran.
- Joyful Learning: menekankan pentingnya kepuasan serta pemahaman yang mendalam dalam belajar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





