AKURAT.CO Ketika sudah memutuskan untuk pindah domisili maka pastikan persyaratan administratif di lengkapi terlebih dahulu.
Pindah domisili biasanya di sebabkan oleh berbagai alasan seperti pendidikan, pekerjaan, atau hal lainnya. Oleh karena itu seseorang harus mengurus dokumen penting seperti KK (Kartu Keluarga) sebagai syarat.
Jika proses ini diabaikan, maka proses pembuatan surat penting lainnya juga akan terhambat. Contohnya adalah pembuatan KTP baru, rekening, dan dokumen penting lainnya.
Akan tetap jika mengurus KK harus pulang dulu ke kempung halaman tentu saja mempersulit seseorang untuk melakukan perubahan pada KK.
Mulai dari uang transportasi, waktu luang yang jarang ada dan harus melakukan proses administrasi lainya.
Sekarang seseorang bisa pindah KK dengan mengurusnya secara online atau di daerah tujuan tanpa harus pulang ke daerah asal terlebih dahulu. Artikel ini akan membahas bagaimana cara pindah KK tanpa harus pulang ke daerah asal. Simak tahapannya!
Sebelum melakukan proses pindah KK pastikan untuk melengkapi dokumen yang diperlukan oleh kantor catatan sipil di antaranya adalah :
- Surat pengantar RT/RW
- Surat pengantar Kelurahan yang menyatakan pindah KK
- Fotocopy KK
- Fotocopy KTP
- Fotocopy akte
- Buku nikah/surat cerai (Jika di perlukan)
Baca Juga: Venna Melinda Cepet-cepet Hapus Nama Ferry Irawan dari Kartu Keluarga
1. Pindah KK Secara Offline
- Setelah semua dokumen persyaratan tersedia, datanglah ke kantor catatan sipil terdekat yang berada di domisili baru.
- Kantor catatan sipil akan menerbitkan Surat Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI)
- Setelah itu datanglah ke kantor kelurahan/kantor desa domisili baru dengan membawa surat keterangan pindah, KK asli dan KTP lama. Dukcapil akan menarik KTP Lama anda agar tidak ada double identitas.
- Kelurahan/kantor desa akan mengeluarkan surat keterangan untuk kecamatan/kota
- Selanjutnya pastikan untuk membawa surat keterangan kelurahan dan formulir ke domisili baru untuk mendapatkan KK yang baru
2. Pindah KK secara Online
Pindah KK secara online dapat diakses menggunakan website wilayah, yang harus dilakukan adalah melengkapi dokumen wajib seperti KK asli domisili lama, KTP, Akte, buku nikah, surat keterangan lurah, dan dokumen penting lainya dengan beberapa mekanisme di antaranya :
- Pemohon menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan
- Mengisi Formulir Permohonan Pindah dan ditandatangani
- Pemohon mengisi pengajuan dengan data isian yang diperlukan
- Pemohon mengupload dokumen yang dibutuhkan
- Operator Dinas memvalidasi pengajuan pemohon
- Operator Dinas menerbitkan lembar SKPWNI
- Pemohon mengambil lembar SKPWNI ke Kantor Disdukcapil jika telah selesai
- Untuk setiap tahapan pengajuan (BARU/DIPROSES/SELESAI), pemohon akan mendapat notifikasi via pesan WA
Layanan penerbitan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) untuk diproses pindah ke luar Kota/Provinsi.
Jika telah selesai, Surat Pindah dapat diambil di Kantor Disdukcapil dengan membawa dokumen persyaratan yang telah diupload sebelumnya
Fikhra Azmi (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








