Akurat Logo

Ribuan Umat Hadiri Peresmian Kelenteng Tian Fu Gong di Riverwalk Island PIK

Saeful Anwar | 17 Mei 2026, 17:00 WIB
Ribuan Umat Hadiri Peresmian Kelenteng Tian Fu Gong di Riverwalk Island PIK
Ribuan umat dan pengunjung memadati kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), dalam peresmian Kelenteng Tian Fu Gong (天福宫), Minggu (17/5/2026).

AKURAT.CO Ribuan umat dan pengunjung memadati kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), dalam peresmian Kelenteng Tian Fu Gong (天福宫), Minggu (17/5/2026).

Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian prosesi peresmian, sembahyang bersama, hingga menyaksikan langsung kemegahan kelenteng yang kini resmi dibuka untuk umum.

Pantauan di lokasi menunjukkan area acara dipenuhi umat dan pengunjung.

Deretan kursi yang disiapkan panitia tampak terisi penuh, sementara sebagian warga memilih berdiri di sekitar area acara sambil membawa payung untuk menghindari terik matahari.

Nuansa merah yang identik dengan simbol kebahagiaan dan keberuntungan dalam budaya Tionghoa mendominasi pakaian para umat yang hadir.

Kelenteng Tian Fu Gong atau yang berarti “Istana Kemakmuran Agung” tampil megah dengan arsitektur khas Tionghoa.

Kelenteng Tian Fu Gong (天福宫).

Ornamen berwarna merah, emas, hijau, dan kuning menghiasi bangunan utama, lengkap dengan atap bertingkat serta ukiran khas kelenteng yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Prosesi peresmian berlangsung meriah namun tetap khidmat.

Baca Juga: Nadiem Makarim Berpeluang dapat Abolisi-Amnesti, Tapi Sulit Terjadi

Acara diawali dengan sambutan resmi, dilanjutkan penandatanganan prasasti, gunting pita, sembahyang bersama, hingga pertunjukan liong dan barongsai.

Peresmian tersebut turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan.

Bagi umat yang hadir, Tian Fu Gong bukan sekadar bangunan ibadah baru, tetapi juga menjadi simbol harapan dan ruang spiritual baru di kawasan PIK.

Salah satu umat yang hadir, Hendra Wijaya, mengaku sengaja datang bersama keluarganya dari Pluit untuk mengikuti peresmian tersebut.

“Senang sekali melihat akhirnya ada kelenteng besar dan megah di kawasan ini. Saya datang bersama keluarga untuk sembahyang sekaligus melihat langsung bangunannya,” ujar Hendra.

Menurut dia, meski dipadati ribuan orang, suasana acara tetap berjalan tertib dan nyaman untuk beribadah.

“Ramai, tapi tetap khidmat. Banyak umat datang untuk berdoa, sementara pengunjung lain juga penasaran melihat arsitekturnya,” katanya.

Pengunjung lainnya, Meiliana Tan, mengaku tertarik datang setelah mendengar Tian Fu Gong memiliki 12 altar Dewa Dewi Agung.

“Saya penasaran karena katanya ada 12 altar besar. Setelah datang ternyata memang megah sekali dan suasananya terasa sakral,” tutur Meiliana.

Ia menilai kehadiran Tian Fu Gong tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang pengenalan budaya dan nilai tradisi Tionghoa bagi generasi muda.

“Anak-anak muda perlu melihat langsung tradisi seperti ini supaya mereka paham makna doa, menghormati leluhur, dan menjaga nilai kebajikan,” ujarnya.

Kelenteng Tian Fu Gong menghadirkan altar bagi 12 Dewa Dewi Agung, di antaranya Yu Huang Da Di atau Tian Gong, Tai Shang Lao Jun, Erlang Shen, Jiu Tian Xuan Nü, Xuan Tian Shang Di, Fu De Zheng Shen atau Tua Pek Kong, Tian Shang Sheng Mu, Guan Sheng Di Jun, Bao Sheng Da Di, Wu Lu Cai Shen, Yue Xia Lao Ren, dan Zhu Sheng Niang Niang.

Baca Juga: ​Jefri Nichol Dicibir Pendosa Tak Layak Umrah, Abidzar Al Ghifari Pasang Badan: Enggak Ada Kesempatan?

Setiap altar memiliki makna spiritual berbeda, mulai dari perlindungan, kesehatan, kebajikan, rezeki, jodoh, hingga keselamatan hidup.

Kehadiran Tian Fu Gong turut melengkapi fasilitas religi di kawasan Riverwalk Island yang sebelumnya telah memiliki Kuil Si Mian Fo dan Masjid Al-Ikhlas PIK.

Dengan diresmikannya Tian Fu Gong, Riverwalk Island kini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dan kuliner, tetapi juga menjadi ruang publik yang merepresentasikan keberagaman budaya dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.