Pelari Berhijab Bagikan Tips Tetap Nyaman saat Running: Pilih Jersey yang Menyerap Keringat

AKURAT.CO Lari dengan hijab maupun pakaian syar'i bukan lagi menjadi hambatan bagi perempuan untuk berolahraga.
Kuncinya terletak pada pemilihan pakaian yang ringan, nyaman, dan mampu menyerap keringat.
Hal itu disampaikan Lisa, pelari berhijab asal Ciledug yang mengikuti Scarf Media Running Fest 2026 di Masjid Al Ikhlas PIK, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Lisa, ajang lari seperti ini mampu meningkatkan kepercayaan diri perempuan berhijab untuk berolahraga di ruang publik.
"Menurut aku ini bagus banget. Lari itu bukan hanya untuk kalangan tertentu. Yang berpakaian syar'i juga bisa ikut," ujar Lisa.
Ia mengakui masih banyak perempuan berhijab yang ragu mengikuti event lari karena khawatir tidak nyaman saat berolahraga.
Padahal, kata dia, pakaian tertutup tetap nyaman digunakan asalkan memilih material yang tepat.
"Yang syar'i biasanya agak pesimis untuk ikut. Padahal sekarang pakaian syar'i juga sudah mendukung untuk olahraga," katanya.
Lisa menyarankan pelari menggunakan pakaian berbahan jersey atau material olahraga ringan yang mampu menyerap keringat sehingga tubuh tetap terasa sejuk selama berlari.
Baca Juga: Kisah Ibu Tunggal Pejuang Kanker, Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali Siap Tayang 30 Juli
"Kalau bajunya saya pilih bahan jersey atau bahan olahraga yang ringan. Yang penting menyerap keringat," ujarnya.
Untuk hijab, ia merekomendasikan penggunaan hijab berbahan jersey atau hijab khusus olahraga agar lebih nyaman saat bergerak.
"Kerudungnya pakai jersey atau hijab khusus running juga enak dipakai," katanya.
Menurut Lisa, kombinasi pakaian dan hijab dengan bahan yang tepat membuat aktivitas lari tetap nyaman meski menempuh jarak yang cukup jauh.
Sementara itu, peserta nonmuslim Joanne Susanti menilai Scarf Media Running Fest menghadirkan ruang olahraga yang inklusif bagi seluruh perempuan tanpa memandang latar belakang.
"Menurut saya kegiatan seperti ini bagus karena semua perempuan bisa ikut olahraga bersama. Suasananya terbuka dan hangat," ujar Joanne.
Ia mengatakan perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang bagi peserta untuk menikmati kegiatan bersama.
"Walaupun latar belakang kami berbeda, tujuan kami sama, yaitu hidup sehat dan menikmati olahraga bersama," tuturnya.
Baca Juga: Guns N' Roses Siap Guncang Jakarta November 2026, Penantian 8 Tahun Berakhir!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









