Upbit Indonesia Umumkan Head of Operations Baru dalam Upaya Memperkuat Perlindungan Konsumen

AKURAT.CO Upbit Indonesia mengumumkan penunjukan Irvan Tisnabudi sebagai Head of Operations.
Dalam peran barunya, Irvan akan memimpin penguatan operasional perusahaan, termasuk keamanan, tata kelola, kepatuhan, pengelolaan risiko, dan pengembangan inovasi yang berorientasi pada pengguna.
Penunjukan ini merupakan bagian dari komitmen Upbit Indonesia untuk mendukung pertumbuhan industri aset digital yang aman dan berkelanjutan.
Menurut Irvan, meningkatnya adopsi aset kripto perlu diikuti dengan perlindungan konsumen yang semakin kuat.
"Pertumbuhan industri aset kripto harus diiringi dengan meningkatnya standar perlindungan konsumen. Masyarakat perlu bisa membedakan dan memilah antara platform yang menerapkan standar yang top tier, dan yang mana yang tidak. Dalam investasi kripto volatilitas harga sudah tinggi, jangan sampai ada resiko tambahan seperti hacking atau asset exploit lagi," jelas Irvan, dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Antisipasi Ketidakpastian Ekonomi, Upbit Indonesia Ungkap Peran Kripto dalam Portofolio
Waspadai Risiko Platform Ilegal
Kemudahan mengakses layanan aset kripto memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko penggunaan platform ilegal dan berkualitas rendah.
"Masih banyak masyarakat yang mempercayakan dananya kepada platform yang tidak berizin dan berkualitas rendah. Masyarakat masih dibutakan dengan iming iming imbalan tinggi tapi tidak mempedulikan resiko yang datang bersama imbalan itu. Risiko yang dihadapi bukan hanya kehilangan aset, tetapi juga minimnya perlindungan ketika terjadi masalah. Karena itu, kami terus mengajak masyarakat untuk memilih platform yang memenuhi standar regulasi di Indonesia, supaya mereka bisa trading dan berinvestasi dengan tenang, dan masih bisa tidur nyenyak di malam hari," Irvan menerangkan.
Karena itu, masyarakat perlu memeriksa legalitas, kualitas operasional, sistem keamanan, serta mekanisme perlindungan pengguna sebelum memilih platform aset kripto.
Baca Juga: Bangun Talenta Digital dari Indonesia Timur, Upbit Indonesia Perkuat Edukasi Blockchain dan Web3
Memperkuat Operasional dan Inovasi
Sebagai Head of Operations, Irvan akan memastikan proses operasional Upbit Indonesia tetap selaras dengan standar global dan regulasi yang berlaku di Indonesia.
"Di Upbit Indonesia, kami percaya bahwa kepercayaan dibangun melalui standar operasional dan standar global yang tinggi. Kita juga menerapkan standar tertinggi dalam menjalankan bisnis exchange yang top tier dan sesuai standar exchange top dunia. Kami terus memperkuat keamanan, tata kelola, kepatuhan, dan pengelolaan risiko; dan in parallel kita juga terus berinovasi supaya tidak ketinggalan dari sisi ini," tuturnya.
Upbit Indonesia memandang perkembangan teknologi blockchain dan sistem berbasis on-chain akan semakin terhubung dengan berbagai layanan keuangan. Namun, inovasi tersebut tetap perlu didukung oleh pengawasan, tata kelola, dan keamanan yang kuat.
"Perkembangan industri kripto berjalan sangat cepat dan perlahan akan menjamah semakin banyak orang. Kami percaya inovasi dan perlindungan konsumen harus berjalan beriringan. Ke depannya semakin banyak aspek dari traditional finance yang akan bermigrasi ke onchain, Upbit terus menghadirkan teknologi dan produk baru secara balanced dengan tetap menempatkan keamanan, kepatuhan, dan kepentingan pengguna sebagai prioritas utama," lanjut Irvan.
Baca Juga: Resmikan Web3 Education Center, Upbit Indonesia Perkuat Literasi Blockchain
Mendukung Kolaborasi dengan OJK
Upbit Indonesia juga berkomitmen berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun standar industri aset digital yang semakin solid.
"Kami siap menjadi mitra OJK dan selama ini menjadi tidak hanya pedagang tapi juga sebagai penasehat dan memberi input untuk semua stakeholders dalam membangun standar industri aset digital yang semakin solid. Melalui kolaborasi antara regulator dan pelaku industri, kami berharap masyarakat Indonesia dapat menikmati akses terhadap inovasi dan instrumen investasi global dengan perlindungan yang semakin baik, dan dapat memilah dan menjauhi produk yang sesat dan low quality," ujarnya.
Dengan besarnya pasar dan tingkat adopsi layanan digital, Indonesia dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri aset digital di kawasan.
"Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat ekonomi aset digital di kawasan regional karena ukuran pasar besar dan strategi. Untuk mencapainya, inovasi harus berjalan berdampingan dengan tata kelola yang baik, sehingga industri dapat tumbuh secara sehat sekaligus memberikan perlindungan yang optimal bagi konsumen," kata Irvan.
Melalui penunjukan Irvan Tisnabudi, Upbit Indonesia berharap dapat memperkuat kualitas operasional perusahaan, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri aset digital Indonesia yang aman, inovatif, dan terpercaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






