Tradisi Jadi Ruang Kebersamaan, Lebih dari 8.500 Pengunjung Rayakan Festival Kue Bulan di Tian Fu Gong

AKURAT.CO Suasana perayaan Festival Kue Bulan di Tian Fu Gong, Riverwalk Island PIK, meninggalkan kesan tersendiri bagi ribuan pengunjung yang datang pada akhir September 2026.
Tidak hanya menjadi momentum perayaan budaya, kegiatan tersebut juga mempertemukan masyarakat dalam suasana kebersamaan yang berlangsung sejak rangkaian acara dimulai hingga malam hari.
Lebih dari 8.500 pengunjung tercatat hadir dalam perayaan Yue Xia Lao Ren x Festival Kue Bulan yang digelar Tian Fu Gong.
Angka tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang memadukan unsur spiritual, tradisi, budaya, dan aktivitas bersama.
Perayaan kali ini terasa semakin menarik karena bertepatan dengan hari kebesaran Yue Xia Lao Ren atau Yue Lao.
Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, sosok tersebut dikenal sebagai Dewa Jodoh yang lekat dengan kisah tentang benang merah yang menghubungkan dua insan.
Filosofi itu menjadi salah satu cerita yang diperkenalkan kepada pengunjung selama kegiatan.
Benang merah dimaknai sebagai simbol pertemuan dan hubungan yang telah memiliki jalannya masing-masing.
Namun, pesan yang dibawa tidak berhenti pada persoalan jodoh. Ada pula filosofi bahwa sebagian perjalanan kehidupan ditentukan oleh langit, sementara sebagian lainnya tetap membutuhkan usaha manusia.
Takdir mungkin memberi arah, tetapi seseorang tetap harus mengambil langkah untuk sampai pada tujuan tersebut.
Pesan sederhana itu terasa dekat dengan suasana festival yang mempertemukan banyak orang dalam satu ruang perayaan.
Di tengah suasana tersebut, pengunjung tidak hanya mengikuti kegiatan keagamaan. Beragam aktivitas juga disiapkan sehingga perayaan dapat dinikmati bersama keluarga maupun masyarakat yang ingin mengenal budaya Tionghoa lebih dekat.
Mulai dari pemeriksaan dan terapi kesehatan, makan malam bersama, pembagian kue bulan, hingga sajian teh herbal dan madu menjadi bagian dari rangkaian acara.
Kue bulan menjadi salah satu elemen yang paling dekat dengan perayaan. Kehadirannya sekaligus menguatkan suasana Festival Kue Bulan yang identik dengan momentum berkumpul dan kebersamaan.
Banyaknya pengunjung yang datang membuat area Tian Fu Gong dipenuhi aktivitas sepanjang perayaan.
Baca Juga: Disebut Jadi Opsi Pengganti Gibran, Puan Maharani Hormati Proses di MK
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









