5 Kebiasaan Gen Z yang Bikin Gaji Cepat Habis

AKURAT.CO Mengatur keuangan menjadi tantangan tersendiri bagi Gen Z yang mulai mandiri secara finansial.
Meski sudah memiliki penghasilan sendiri, uang terkadang terasa cepat habis sebelum akhir bulan karena berbagai pengeluaran sehari-hari.
Baca Juga: Modalnya Cuma HP! Ini Rekomendasi Kerja Sampingan Paling Cuan Buat Gen Z
Tanpa disadari, kebiasaan kecil seperti sering membeli kopi, mengikuti tren, hingga belanja spontan bisa membuat pengeluaran membengkak.
Agar kondisi keuangan tetap terjaga, penting untuk mengenali kebiasaan yang berpotensi bikin gaji cepat habis.
1. Terlalu Sering Nongkrong di Kafe
Nongkrong bersama teman sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak anak muda. Mulai dari ngopi, mencoba tempat makan baru, hingga mengerjakan tugas di kafe, semuanya bisa menjadi cara untuk melepas penat.
Namun, jika dilakukan terlalu sering, pengeluaran untuk makanan dan minuman bisa menguras isi dompet. Apalagi jika setiap nongkrong selalu membeli menu tambahan atau berpindah ke tempat lain.
Bukan berarti harus berhenti nongkrong, tetapi cobalah menetapkan anggaran khusus agar aktivitas ini tidak mengganggu kebutuhan utama.
2. Belanja Impulsif karena Diskon
Promo tanggal kembar, gratis ongkir, dan potongan harga sering membuat seseorang tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Harga yang terlihat murah bisa menimbulkan kesan bahwa pembelian tersebut menguntungkan. Padahal, jika dilakukan berulang kali, total pengeluarannya justru bisa cukup besar.
Sebelum checkout, coba tanyakan kepada diri sendiri apakah barang tersebut memang diperlukan atau hanya dibeli karena sedang diskon.
3. Mengikuti Tren agar Tidak FOMO
Media sosial membuat tren fashion, skincare, gadget, hingga tempat hangout baru cepat menyebar. Tidak sedikit anak muda yang merasa ingin mencoba semuanya agar tidak ketinggalan tren atau fear of missing out (FOMO).
Mengikuti tren sebenarnya tidak masalah selama sesuai dengan kemampuan finansial. Namun, memaksakan diri membeli barang demi terlihat mengikuti gaya hidup tertentu dapat membuat anggaran bulanan berantakan.
Pilih tren yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan minat pribadi, bukan sekadar karena sedang ramai dibicarakan.
4. Terlalu Sering Memesan Makanan Online
Layanan pesan antar makanan memang praktis, terutama saat sedang sibuk atau tidak sempat memasak. Sayangnya, biaya makanan bisa bertambah karena ongkos kirim, biaya layanan, dan kebiasaan menambahkan menu lain.
Jika dilakukan hampir setiap hari, pengeluaran untuk makan bisa jauh lebih besar dibandingkan perkiraan awal.
Untuk menyiasatinya, buat rencana makan mingguan, siapkan bekal jika memungkinkan, dan manfaatkan promo secara bijak tanpa membeli sesuatu yang tidak diperlukan.
5. Menganggap Self-Reward sebagai Keharusan
Setelah bekerja keras, membeli barang favorit atau menikmati makanan enak bisa menjadi bentuk apresiasi kepada diri sendiri. Namun, self-reward dapat menjadi masalah jika dilakukan setiap kali merasa lelah atau menerima gaji.
Kebiasaan ini membuat pengeluaran sulit dikendalikan, terlebih jika barang yang dibeli memiliki harga cukup tinggi.
Cobalah menetapkan anggaran khusus untuk hiburan dan self-reward. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati hasil kerja tanpa mengorbankan tabungan atau kebutuhan pokok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






