Diplomasi Tarif Ekonomi Berbuah Manis, UMKM Siap Perkuat Daya Saing Hadapi Persaingan Global

AKURAT.CO Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk menurunkan tarif bea masuk produk Indonesia dari 30% menjadi 19% dinilai sebagai capaian penting dalam diplomasi ekonomi Indonesia.
Merespon keberhasilan penurunan tarif tersebut, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengapresiasi kerja tim negosiasi ekonomi Indonesia yang mampu membuka jalan lebih lebar bagi produk nasional, khususnya dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk memasuki pasar global.
“Kami bangga dan mengapresiasi kerja keras tim ekonomi dan tentunya Bapak Presiden. Proses negosiasi ini halus, penuh kompromi, namun hasilnya sangat signifikan,” ujar Maman pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta, Jumat (18/7/2025).
Baca Juga: Lonjakan NIB Jadi Bukti Kebangkitan UMKM Mikro pada Kuartal II 2025
Penurunan tarif tersebut, lanjut Maman, tentunya akan membuka peluang ekspor yang lebih kompetitif.
Meskipun begitu, di balik keberhasilan tersebut Kementerian UMKM juga tak menutup mata terhadap potensi membanjirnya produk impor ke pasar domestik. Oleh karena itu Kementerian UMKM akan segera mengambil langkah strategis memperkuat legalitas, akses pembiayaan, dan pasar bagi pelaku usaha mikro.
“Kami percepat penerbitan izin usaha mikro secara massif agar mereka legal dan lebih mudah mengakses pembiayaan dari berbagai institusi, tidak hanya bank BUMN tapi juga swasta, fintech, hingga venture capital,” imbuhnya.
Maman juga menekankan pentingnya akses pasar domestik sebagai tameng menghadapi serbuan barang impor. Berbagai sinergi dilakukan bersama Kementerian Perdagangan guna memastikan produk lokal tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
Baca Juga: 1 Juta UMKM Naik Kelas, KUR Produksi Dinilai Efektif Dorong Pertumbuhan
“Pasar ekspor penting, tetapi pasar domestik jangan dibiarkan terbuka begitu saja untuk barang asing. Kita jaga dengan mendorong konsumsi produk UMKM kita sendiri,” tegasnya.
Penurunan tarif bea masuk ini, lanjut Maman, diharapkan menjadi momentum bagi UMKM untuk naik kelas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






