Podcast Deddy Corbuzier Dan Richard Lee Kena Take Down Usai Bahas Kopi Sianida Jessica Wongso, Kok Bisa?

AKURAT.CO Setelah membuat konten video podcast yang membahas kasus kopi sianida Jessica Wongso, Deddy Corbuzier dan dr Richard Lee langsung kena take down sehingga membuat netizen penasaran dengan apa yang terjadi.
Pasalnya, film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, And Jessica Wongso dari Netflix sudah membuat beberapa hari ini menjadi topik hangat ditambah dengan podcast bahas kasus tersebut di take down dari dua YouTuber terkenal.
Dalam podcast Deddy Corbuzier mengundang pengacara Otto Hasibuan, kuasa hukum Jessica Wongso, dengan judul "Jessica Ice Cold, Kita Praktekkan Racunnya di sini! Dia itu ditaruh disel tikus, disiksa, supaya.." Jumat (6/10/2023).
Kemudian Deddy Corbuzier tidak dapat mempromosikan konten di threads Instagram, dengan alasan kontennya melanggar aturan.
Lihat postingan ini di Instagram
Bukan hanya itu saja, namun podcast bersama Otto Hasibuan juga harus dilakukan revisi karena mengandung konten yang cukup berbahaya yaitu antara menit ke-5 dan langsung loncat ke menit 7.
Pada bagian yang dipotong tersebut, mereka membicarakan tentang Mirna yang kala itu segera diberitahu oleh polisi bahwa dia meninggal akibat racun, meskipun otopsi belum dilakukan. Hal ini juga menjadi bagian dari film dokumenter Netflix.
Dalam keterangan video tersebut, Deddy Corbuzier mengatakan bahwa hasil revisi sesuai ata permintaan Otto Hasibuan.
Selain Deddy Corbuzier, ternyata podcaster lainnya yaitu dr Richard Lee juga kena take down dalam salah satu video wawancaranya bersama narasumber Dr Djaja Surya Atmadja, ahli forensik dan DNA yang sempat hadir di film dokumenter Jessica Wongso.
Video dr Richard Lee bersama Djaja Surya Atmadja bertajuk "Mirna mati karena sinanida? Ini fakta forensik yang terabaikan".
Tak hanya sekali, namun video tersebut sudah di take down keempat kalinya hingga akhirnya bisa ditayangkan kembali.
Alasan Djaja Surya Atmadja diwawancarai karena mengaku sebagai salah satu dokter yang melihat jasad Mirna pertama kali setelah meninggal.
Dia menyatakan bahwa kematian Mirna diduga bukan akibat sianida karena jasadnya berwarna biru pada saat itu, bukan merah.
Baca Juga: Deretan Kasus Yang Ditangani Langsung Krishna Murti, Salah Satunya Kopi Sianida
Padahal, kematian akibat sianida biasanya ditandai dengan warna merah pada mayatnya seperti buah ceri.
Film dokumenter tersebut memang menunjukkan sejumlah perspektif dari luar persidangan, jadi tak heran banyak orang yang penasaran.
Sampai hari ini, masyarakat masih berdebat keras tentang kebenaran identitas Jessica Wongso sebagai orang yang membunuh Mirna Salihin karena kumpulan buktinya juga belum lengkap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






