Akurat
Pemprov Sumsel

Sering Diejek Netizen, Ini Pendapat Marion Jola Tentang Aura Maghrib yang Ditujukan pada Fuji!

Iim Halimatus Sadiyah | 19 Juni 2024, 19:52 WIB
Sering Diejek Netizen, Ini Pendapat Marion Jola Tentang Aura Maghrib yang Ditujukan pada Fuji!

AKURAT.CO Baru-baru ini, Marion Jola kembali menarik perhatian publik karena bela Fuji yang sering dijuluki dengan sebutan Aura Maghrib oleh netizen.

Berbeda dengan arti Aura Maghrib yang sering ditujukan untuk mencela seseorang karena memiliki warna kulit cenderung gelap, ternyata Marion Jola memiliki pandangannya sendiri.

Pendapat Marion Jola tentang Aura Maghrib tersebut menjadi sorotan, karena ternyata memiliki arti yang indah dan bukan hal yang buruk.

Dikutip dari acara podcast Azka Corbuzier dan Nada Tarina Putri, Rabu (19/6/2024), Marion Jola mengungkap istilah Aura Maghrib yang sering disebut oleh netizen kepada seseorang karena memiliki warna kulit cenderung gelap.

Baca Juga: Ulang Tahun ke-24, Marion Jola Dirawat di Rumah Sakit

"Kayak kemarin tuh aku ngeliat kayak Kak Fuji, orang bilang aura magrib, ya (dianggap) istilah menjijikkan zaman sekarang tuh bilangnya aura magrib which is for me lucu," ucap Marion Jola.

Pasalnya, Fuji merupakan seorang konten kreator yang sering dibilang memiliki Aura Maghrib oleh netizen, ternyata membuat Marion Jola gagal paham.

Marion Jola menganggap bahwa arti Aura Maghrib tersebut merupakan keindahan karena menggambarkan waktu matahari tenggelam.

Selain itu, Marion Jola juga menyebut bahwa Maghrib merupakan waktu yang indah dan banyak hal baik yang terjadi, seperti saatnya untuk umat muslim melaksanakan ibadah salat dan berbuka puasa.

Baca Juga: Lirik Lagu Aku Takdirmu - Marion Jola, Single Terbaru Penuh Makna Tentang Cinta Sejati

Maka dari itu, Marion Jola sangat menyayangkan istilah Aura Maghrib yang sering disebut oleh netizen hingga diartikan menjadi suatu hal buruk.

"Magrib itu cakep, ada sunset. Magrib itu kalau misalkan di Muslim waktunya untuk salat atau buka puasa. Indah banget loh waktu (magrib) itu. Terus kenapa tiba-tiba artinya jadi jelek jadi kotor cuma gara-gara mulut netizen?," pungkasnya.

Kini, netizen Indonesia justru sering menggunakan istilah tersebut sebagai ejekan kepada seseorang yang memiliki warna kulit gelap.

Akibat dari perbedaan pendapat Marion Jola tersebut, warganet turut mendukung aksi positif yang sudah mengubah pandangan netizen terhadap ejekan Aura Maghrib.

"Ahhh sukaa banget sama kak Lala, dewasa bgttt bisa bimbing bgt juga toleran, generasi kita emang minta diakuin apa yang kita lakukan bener cuma tinggal diakui sama diarahin," tulis @nurrohmaxxxxx.

"andai semua orang punya pemikiran kaya ka lala ttg perbedaan skin tone, cuman sayang masih ada aja orang-orang gila yang suka ngejek karena skin tone nya lebih gelap atau lebih cerah dari orang kebanyakan," tulis @awjiuxxxxx.

Itulah pendapat Marion Jola yang berusaha bela Fuji di podcast Azka dan Nada mengenai ejekan Aura Maghrib yang berarti suatu keindahan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.