Ramai Slogan From The River to The Sea, Apa Maknanya?

AKURAT.CO Baru-baru ini sosial media dihebohkan dengan slogan From The River to The Sea yang jika diartikan Dari Sungai Ke Laut.
Rupanya, slogan ini merupakan simbol perjuangan pembebasan Palestina dari penjajahan.
“From the river to the sea” merupakan slogan penggalan yang digunakan sejak tahun 1960-an oleh berbagai kalangan dengan berbagai tujuan. Dan hal ini terbuka terhadap beragam penafsiran, mulai dari penafsiran genosida hingga penafsiran demokratis.
Baca Juga: Meski Ditolak Gara-Gara LGBT, Ternyata Coldplay Pro Palestina? Cek Faktanya!
Pepatah lengkapnya berbunyi: “From the river to the sea, Palestine will be free” – merujuk pada tanah antara Sungai Yordan, yang berbatasan dengan Israel di bagian timur, dan Laut Mediterania di sebelah barat. Slogan ini juga sering kali muncul dalam berbagai aksi untuk membela Palestina.
Salah satu dosen hukum di School of Oriental and African Studies (SOAS) di London yakni Nimer Sulani mengungkapkan bahwa slogan ini merupakan simbol yang cukup penting bagi rakyat Palestina.
"Masalah inti yang terus berlanjut adalah penolakan terhadap hak warga Palestina untuk hidup dalam kesetaraan, kebebasan, dan martabat seperti orang lain," kata Nimer Sultany.
Slogan From The River to The Sea digunakan pertama kali pada tahun 1960-an oleh kelompok politik Dewan Nasional Palestina dengan tujuan pembebasan Palestina.
Namun slogan ini rupanya mendapatkan banyak perdebatan dan dianggap sebagai ajakan untuk membubarkan Israel, sementara ada juga yang menganggapnya sebagai dukungan terhadap ide negara demokratis Palestina yang mencakup wilayah yang saat ini dikuasai oleh Israel.
Menurut Nimer Sultany, slogan From The River to The Sea dilafalkan dengan bahasa Inggris sebagai salah satu upaya bentuk solidaritas negara Barat dengan memerjuangkan pembebasan Palestina.
"Sering digunakan dalam demonstrasi di negara-negara Barat," ungkap Nimer Sultany.
Ia juga menegaskan bahwa kontroversi seputar slogan ini mungkin diciptakan untuk menghalangi solidaritas Barat terhadap Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







