Akurat Logo

Viral! 5 Fakta Mengejutkan Siswi SMA Negeri 1 Sampang Melahirkan di Kelas saat Ujian, Hamil sejak SMP

Shalli Syartiqa | 4 Desember 2023, 11:21 WIB
Viral! 5 Fakta Mengejutkan Siswi SMA Negeri 1 Sampang Melahirkan di Kelas saat Ujian, Hamil sejak SMP

AKURAT.CO- Kejadian viral di media sosial yakni seorang siswi kelas X dari SMA Negeri di Kabupaten Sampang, Madura yang melahirkan saat ujian akhir semester.

Muhammad Nurchalid, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, menyatakan bahwa selama periode pembelajaran di sekolah, siswi ini aktif dalam kegiatan belajar mengajar.

Bahkan, guru penjaskes memberikan informasi bahwa siswi tersebut selalu berpartisipasi dalam jam pelajaran olahraga tanpa menunjukkan tanda-tanda kehamilan.

5 Fakta Siswi Melahirkan saat Ujian Semester di Kelas

1. Kronologi

Pada Kamis (30/11/2023) sekitar pukul 15.00 WIB, siswi SMA Negeri 1 Sampang Madura melahirkan selama ujian akhir semester.

Guru yang mengawasi ruang kelas selama ujian, Nurchalid awalnya merasa suasana berlangsung seperti biasa.

Namun, kegaduhan muncul sebelum ujian dimulai dan setelah diperiksa, ternyata siswi tersebut sedang melahirkan.

Nurchalid segera menghubungi guru perempuan dan humas di sekolah untuk menyelamatkan siswi tersebut. Siswi yang baru saja melahirkan langsung dilarikan ke Puskesmas Kamoning.

Baca Juga: Viral Limbah Busa Setinggi 5 Meter Tutupi Kali di Depok, Netizen: Mirip Negeri di Atas Awan

2. Murid baru

Siswi kelas 10 SMA Negeri 1 Sampang melahirkan di kelas selama ujian dan identitasnya dirahasiakan.

Dia merupakan murid baru di SMAN 1 Sampang, masuk pada bulan Juli 2023.

Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa siswi tersebut hamil sejak menduduki bangku SMP.

3. Melahirkan bayi perempuan

Siswi melahirkan bayi perempuan dengan berat 3,2 kilogram.

Kepala SMAN 1 Sampang, Sukardi mengatakan bahwa pihak sekolah terus memantau kondisi siswi tersebut dan berkoordinasi dengan rumah sakit yang menanganinya.

4. Kondisi siswi kritis

Siswi SMAN 1 Sampang yang melahirkan di kelas selama ujian mengalami kondisi kritis.

Setelah dibawa ke puskesmas, dia dirujuk ke rumah sakit karena mengalami kesulitan dalam persalinan.

Sukardi menyatakan bahwa kondisi siswi tersebut kini sudah membaik dan masih dirawat intensif. Bayinya juga sudah dibawa pulang.

 

5. Orang tua dan guru tidak mengetahui

Guru dan keluarga siswi itu terkejut karena mereka tidak mengetahui bahwa siswi tersebut sedang hamil.

Sukardi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan bidan setempat, usia kehamilan siswi tersebut normal selama 9 bulan.

Pihak sekolah tidak pernah curiga karena siswi tersebut memiliki tubuh yang gemuk.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.