Viral! Grup Band NDX AKA Hentikan Konsernya di Bali Gara-gara Penonton Kompak Teriaki Nama Prabowo

AKURAT.CO Grup musik NDX AKA menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet setelah memilih untuk mengakhiri penampilan mereka secara tiba-tiba dalam sebuah konser di Bali.
Keputusan ini menimbulkan pro dan kontra karena dipersepsikan terkait dengan respons keras penonton yang mencantumkan nama salah satu calon presiden 2024, yakni Prabowo.
Video insiden tersebut menjadi viral di berbagai media sosial, khususnya di platform TikTok.
Sebuah akun dengan nama @melali.bareng.ana mengekspresikan rasa kecewa terhadap kejadian tersebut.
"Lagu yang di tunggu? pas konser di bali NDX ngambek gak jadi nyanyi karena penontonnya teriak PRABOWO," tulis keterangan di video yang beredar.
Jika dilihat dari rekaman video tersebut, sejumlah penonton mulai berseru menyebut nama Prabowo Subianto dan mengangkat dua jari tangan mereka sebagai tanda dukungan terhadap calon presiden nomor urut 2.
Banyak yang menilai tindakan tersebut sebagai tidak profesional dan merugikan bagi mereka yang sudah membayar tiket.
"Hello kita ini bayar gak gratis!" seru seorang penonton.
Baca Juga: HUT PDIP ke-51, Prabowo Kirim Karangan Bunga
Klarifikasi NDX AKA
Setelah video tersebut viral, NDX AKA memberikan penjelasan mengenai keputusan mereka untuk menghentikan penampilan di tengah konser ketika penonton mulai meneriakkan nama Prabowo.
"Maaf, kak. Jadi begini, yang punya acara netral. Tadi rembukan di belakang, kalau ada oknum yang seperti itu yang punya acara tidak mau," ujar NDX AKA.
Penjelasan tersebut diberikan oleh NDX AKA sebagai tanggapan terhadap komentar netizen yang mengkritik tindakan band yang mendukung Ganjar tersebut.
Selanjutnya, grup band ini mengingatkan penonton untuk dapat membedakan antara acara yang memerlukan pembayaran dan acara politik yang bersifat gratis.
Mereka juga menyuarakan keprihatinan terhadap penonton yang telah membeli tiket dan pihak penyelenggara acara yang mungkin akan menghadapi kesulitan dalam mendapatkan izin di waktu mendatang.
"Kita kasihan sama penonton yang sudah membayar dan kasihan sama yang punya acara, kak. Takut ke depannya tidak dapat izin lagi,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









