VIRAL Pengunjung Taman Safari Beri Makan Sampah Plastik ke Kuda Nil, Netizen Geram

AKURAT.CO Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pengunjung Taman Safari Indonesia memberi makan sampah plastik ke seekor kuda nil viral di media sosial.
Kronologi kejadian bermula ketika rombongan pengunjung yang menggunakan mobil Daihatsu Sigra berwarna abu-abu melintasi kandang kuda nil dan berhenti di salah satu hewan tersebut.
Baca Juga: Dituding Pengangguran! Terungkap Pekerjaan Asli Papi Abe Cekut yang Viral di Medsos
Rombongan tersebut kemudian memberi makan kuda nil dengan wortel dan hewan itu pun memakannya dengan lahap.
Namun, setelah beberapa kali mencoba memberi kuda nil dengan wortel, seorang pengunjung dari mobil tersebut dengan tega melemparkan sampah plastik ke dalam mulut kuda nil.
Kuda nil tersebut pun langsung menelan sampah plastik tersebut ke dalam mulutnya.
Aksi tidak terpuji ini pun terekam kamera oleh pengunjung yang berada tepat di belakang rombongan tersebut dan videonya kini menjadi viral di media sosial.
Netizen pun geram dengan kelalaian dan ketidakpedulian pengunjung terhadap keselamatan hewan.
"Wow.. Itu bisa bahaya banget buat kesehatan mereka. Plastik bisa bikin sumbatan di pencernaan dan bisa fatal kalau ga cepet diatasi. Kuda nil yang ngelunjak plastik bisa kurang gizi, dehidrasi, bahkan bisa mati gara-gara sumbatan di dalam perut," komentar salah satu netizen.
"Parah banget sih, masih ada aja manusia yang sifatnya kayak gitu," tulis netizen lainnya.
"@taman_safari Segera di usut!! Wajib ksh efek jeraaaa! Jgn mudah menerima maafnya!," desak netizen lain.
"Otaknya di dengkul apa gmn sih org kyk gini," sahut lainnya.
"Kita tunggu beberapa hari ini pasti ketangkep. Suruh Telen plastik daur ulang juga. Suruh di kunyah trus Telen. Di penjara 1 Minggu aja gpp," sambung warganet.
Tanggapan Pengelolan Taman Safari Indonesia
Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor menanggapi insiden di mana seorang pengunjung diduga memberi makan sampah plastik kepada kuda nil.
Pengelola TSI Bogor sangat mengecam tindakan tersebut.
"TSI sebagai lembaga konservasi yang menjunjung tinggi nilai konservasi dan perlindungan satwa mengutuk dan mengecam keras tindakan pengunjung tersebut," kata Head Media and Digital TSI Bogor Finky Santika dalam keterangannya, Jumat (21/6/2024).
Peristiwa ini diketahui terjadi pada Kamis, 20 Juni 2024. TSI Bogor sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengidentifikasi pengunjung yang terlibat.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi semua pengunung tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan kesejahteraan hewan.
Baca Juga: VIRAL Kronologi Bocah 7 Tahun Digigit Anjing di Jaksel, Mata Terluka hingga Dilarikan ke RS
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








