Menggali Tradisi Natal Dunia Lewat 9 Kue Khas dari Berbagai Negara

AKURAT.CO Kue Natal menjadi bagian penting dalam tradisi perayaan liburan yang dinikmati oleh keluarga-keluarga di seluruh dunia. Setiap budaya memiliki resep uniknya sendiri, yang sering kali diwariskan turun-temurun.
Kue-kue ini tidak hanya menambah rasa manis dalam perayaan, tetapi juga mencerminkan cita rasa dan tradisi lokal.
Seiring dengan semakin globalnya berbagi resep, banyak orang kini mulai menemukan resep kue Natal internasional, mengeksplorasi rasa baru dan gaya memanggang yang berbeda.
Baca Juga: Yummy! 6 Kue Natal Khas Indonesia
Dari shortbread yang lembut di Skotlandia hingga alfajores berisi karamel di Amerika Selatan, kue-kue ini membawa cita rasa tradisi liburan yang beragam ke dalam perayaan kita.
1. Shortbread Klasik dari Skotlandia
Di Inggris, berbagai jenis kue (biskuit) dipanggang selama liburan, tetapi shortbread dari Skotlandia, yang akrab disebut "shortie," adalah yang paling menonjol.
Kue mentega yang lumer di mulut ini adalah favorit sepanjang tahun, terutama saat Hogmanay (Malam Tahun Baru Skotlandia). Ini menjadi sajian wajib dalam setiap perayaan liburan di Skotlandia.
2. Kue Stained Glass dari Inggris
Tradisi lama di Inggris adalah menggantung kue di pohon Natal, dan kue stained glass sangat cantik untuk tujuan ini. Dibentuk seperti jendela berwarna-warni dari gereja, kue-kue ini mudah dibuat dan menambah sentuhan meriah pada dekorasi pohon Natal Anda.
3. Kołaczki dari Polandia
Kołaczki, kue yang sangat disukai di Eropa Timur, dibuat dengan adonan keju krim yang berubah menjadi kue pastry renyah dan manis ketika dipanggang. Kue ini bisa dibentuk bulat, persegi, atau berlian, dan diisi dengan buah, kacang, atau keju manis, menawarkan berbagai rasa dalam setiap gigitan.
4. Fritule dari Kroasia
Makanan kecil yang digoreng ini sering dibandingkan dengan beignet dari New Orleans. Fritule, yang menjadi terkenal berkat keluarga Jurisich dari Kroasia lebih dari seratus tahun yang lalu, diberi rasa kulit jeruk, kismis, dan kadang-kadang sedikit brandy atau rum. Camilan manis kecil ini menjadi bagian yang dihargai dalam perayaan Natal di Kroasia.
5. Madeleine Prancis
Orang Prancis, yang terkenal dengan patisserie mereka, memanggang banyak kue untuk liburan, dan madeleine adalah salah satu yang paling populer. Kue spons kecil ini diberi rasa vanila dan kulit jeruk. Biasanya dipanggang dalam loyang khusus, madeleine sangat cocok disajikan setelah makan malam Natal dengan teh, kopi, atau bahkan anggur manis.
Baca Juga: Manfaat Luar Biasa Kue Jahe Khas Natal bagi Kesehatan
6. Palmiers Kayu Manis dari Prancis
Palmiers kayu manis, atau telinga gajah, adalah kue renyah berbentuk hati yang tidak hanya meriah tetapi juga mudah dibuat. Terbuat dari puff pastry dan gula kayu manis, camilan ini cepat disiapkan, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang kekurangan waktu tetapi tetap ingin sesuatu yang lezat.
7. Biscotti Italia
Biscotti adalah kue klasik Italia yang renyah dan sempurna untuk dicelupkan ke dalam anggur manis, seperti vino santo. Dibuat dengan berbagai rasa, seperti kacang, cokelat hitam, atau buah, kue ini menjadi favorit Natal di Italia dan camilan yang sempurna dinikmati selama musim perayaan.
8. Krumkake Norwegia
Kue Krumkake, yang menjadi favorit di Skandinavia, adalah kue tipis seperti renda. Dibuat menggunakan cetakan kue berbentuk lingkaran dan digulung menjadi bentuk kerucut atau cerutu, kue ini memiliki tekstur mirip kerupuk atau wafel. Rasa manis yang ringan menjadikannya tambahan yang menyenangkan dalam perayaan Natal mana pun.
9. Alfajores Amerika Selatan
Di Amerika Selatan, alfajores menjadi hidangan wajib selama musim liburan. Kue sandwich berisi karamel ini bervariasi di setiap daerah, namun umumnya terdiri dari dulce de leche yang dioleskan di antara dua kue mentega. Sering diberi rasa pisco (brendi khas Amerika Selatan), camilan kaya ini adalah makanan pokok Natal di seluruh benua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




