Akurat Logo

Saat Konten Keluarga Berubah Jadi Ruang Berbagi kepada Sesama

Andi Syafriadi | 29 Juni 2026, 19:51 WIB
Saat Konten Keluarga Berubah Jadi Ruang Berbagi kepada Sesama
Anas Fikry dan Risky Adelia salah satu pasangan kreator asal Jawa Timur dikenal luas. Popularitas itu kemudian dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai kegiatan sosial.

AKURAT.CO Di tengah persaingan konten digital yang semakin ketat, pasangan kreator konten asal Jawa Timur, Anas Fikry dan Risky Adelia Regina Putri, justru dikenal lewat pendekatan yang berbeda.

Alih-alih mengandalkan sensasi, keduanya memilih membangun audiens melalui cerita sederhana tentang kehidupan rumah tangga yang dibalut dengan aksi sosial.

Melalui akun TikTok @anas_fikry dan @adellliiyyaaaa, pasangan suami istri ini rutin membagikan keseharian mereka sebagai keluarga muda. Konten yang mereka sajikan berkisar pada dinamika rumah tangga, momen kebersamaan, hingga aktivitas berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Anas, yang merupakan warga Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menikah dengan Risky Adelia Regina Putri yang berasal dari Bondowoso. Pada 2025, keduanya dikaruniai seorang putri bernama Alena Nazwa.

Baca Juga: Prabowo: Jangankan Profesor, Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok Saya Respons

Menurut Anas, kehadiran sang buah hati mengubah cara pandangnya, termasuk dalam membuat konten di media sosial.

"Kelahiran putri kami, Alena Nazwa, benar-benar mengubah perspektif kami tentang konten dan kehidupan secara umum. Sebagai orang tua, tentu ada tanggung jawab yang lebih besar untuk memastikan bahwa setiap konten yang kami bagikan mencerminkan nilai-nilai yang baik dan positif untuk keluarga Indonesia," ujar Anas.

Anas mengatakan sejak awal dirinya dan sang istri memang tidak pernah menargetkan membuat konten yang mengundang kontroversi. Mereka lebih memilih menampilkan keseharian yang apa adanya karena meyakini banyak orang merindukan tontonan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Konten yang kami buat memang sederhana, hanya tentang kehidupan sehari-hari pasangan suami istri. Tapi kami sadar bahwa banyak orang yang merindukan kebersamaan dan kehangatan seperti itu. Itu sebabnya kami selalu berusaha menghadirkan momen-momen autentik tanpa dibuat-buat, karena kejujuran adalah kunci untuk terhubung dengan penonton," katanya.

Bagi Anas, membangun audiens bukan hanya soal mengejar jumlah tayangan maupun pengikut. Ia menilai konsistensi menjadi faktor penting agar hubungan dengan pengikut tetap terjaga.

"Konsistensi adalah rahasia kami dalam membangun audiens yang setia. Tidak peduli berapa banyak view atau like yang kami dapatkan, kami selalu upload konten secara teratur dan menjaga kualitasnya. Audiens bukan hanya tentang angka, tetapi tentang komunitas yang benar-benar peduli dengan apa yang kami bagikan," ujarnya.

Popularitas di media sosial juga mereka manfaatkan untuk kegiatan sosial. Anas mengaku bersama istrinya rutin menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Baginya, aktivitas tersebut bukan sekadar bagian dari konten, melainkan komitmen pribadi.

"Kegiatan sosial yang kami lakukan adalah bagian integral dari perjalanan kami, bukan hanya sekadar konten tambahan. Ketika kami melihat masyarakat yang membutuhkan, kami merasa terpanggil untuk membantu. Popularitas di media sosial harus bermakna, harus ada dampak nyata bagi kehidupan orang-orang sekitar kita," ucapnya.

Baca Juga: TikTok Hadirkan ForYouBeauty Festival, Ajak Masyarakat Rayakan Ekspresi Kecantikan Diri

Pandangan serupa disampaikan Risky. Ia berharap kehadiran mereka di media sosial tidak hanya dikenang melalui konten yang viral, tetapi juga lewat manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.

"Kami ingin dikenal bukan hanya karena konten yang viral, tetapi juga karena manfaat yang bisa kami berikan kepada orang lain. Kehadiran keluarga kecil kami menjadi penyemangat untuk terus berkarya, bekerja, dan berbagi kepada sesama," kata Risky.

Ia juga berharap media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyebarkan hal-hal positif.

"Kami berharap media sosial dapat menjadi ruang yang lebih positif. Tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi tempat untuk menebarkan semangat kepedulian dan saling menguatkan," tuturnya.

Di luar aktivitas sebagai kreator konten, pasangan ini juga merintis usaha di bidang kecantikan melalui merek skincare Allface. Anas menyebut langkah tersebut sebagai upaya membangun usaha yang dapat berkembang di luar aktivitas sebagai pembuat konten.

"Bisnis skincare Allface yang kami jalankan bersama-sama adalah wujud nyata dari semangat berwirausaha kami. Kami tidak ingin hanya dilihat sebagai kreator konten yang bergantung pada algoritma, tetapi juga sebagai pelaku bisnis yang serius membangun produk berkualitas untuk masyarakat," jelasnya.

Anas juga menilai latar belakang mereka sebagai putra daerah justru menjadi motivasi untuk menunjukkan bahwa peluang berkembang terbuka bagi siapa saja.

"Di Sampang, tempat saya lahir, dan di Bondowoso tempat istri saya berasal, kami melihat banyak potensi yang belum tersentuh. Melalui platform digital, kami ingin menunjukkan bahwa dari daerah mana pun, kita bisa bersinar dan berkontribusi untuk yang lebih luas," ujarnya.

Ke depan, Anas berharap karya yang mereka buat dapat memberikan dampak lebih luas dibanding sekadar hiburan.

"Bagi kami, media sosial bukan hanya tempat untuk mencari hiburan atau berbagi konten, tetapi juga menjadi sarana untuk menyebarkan hal-hal positif. Jika apa yang kami lakukan bisa membuat orang tersenyum, terhibur, dan sekaligus menginspirasi untuk saling membantu, itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami," katanya.

Ia berharap kehadirannya di media sosial dapat mendorong lebih banyak orang untuk melakukan hal serupa.

"Ke depannya, saya ingin Anas Fikry tidak hanya dikenal sebagai content creator yang lucu dan menghibur, tetapi juga sebagai seseorang yang mampu menginspirasi orang lain untuk berbuat baik. Jika konten kami bisa memotivasi seribu orang untuk membantu satu orang yang membutuhkan, maka tujuan kami sudah tercapai," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.