Film Siksa Neraka Jadikan Dalil Al-Quran Sebagai Rujukan, Berikut 5 Ayat yang Gambarkan Pedihnya Api Jahanam

AKURAT.CO Film Tanah Air terbaru berjudul Siksa Neraka, yang tayang pada Kamis, (14/12/2023), menghadirkan cerita adaptasi dari komik karya M. B. Rahimsyah mengenai macam-macam siksa neraka yang juga merujuk pada penjelasan dalam Al-Quran.
Pada pelaksanaan Gala Premier film Siksa Neraka pada Senin (11/12/2023), Anggy Umbara, selaku sutradara film, mengungkapkan bahwa penyiksaan yang ingin ditampilkan dalam film ini sepenuhnya didasari pada penggambaran siksa neraka dalam dalil-dalil Al-Quran.
Baca Juga: Sinopsis Film Siksa Neraka, Bikin Merinding Gambaran Penyiksaan Manusia Berdasarkan Dosa Mereka!
Siksa neraka, balasan atas dosa dan maksiat manusia, memang dijelaskan secara rinci dalam banyak dalil Al-Quran maupun hadis dengan penggambaran yang mengerikan, sebagaimana siksa neraka paling ringan dijelaskan dalam hadis berikut:
عن النعمان بن بشير رضي الله عنهما قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: «إن أَهْوَنَ أهل النار عذابا يوم القيامة لرجل يوضع في أَخْمَصِ قدميه جمرتان يغلي منهما دماغه ما يرى أن أحدا أشد منه عذابا وإنه لَأَهْوَنُهُم عذابا».
“Dari An-Nu'man bin Basyir RA, ia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya siksa ahli neraka yang paling ringan pada hari kiamat ialah orang yang di bawah kedua tumitnya diletakkan dua bara api yang dapat mendidihkan otaknya. Sedangkan ia beranggapan bahwa tidak ada seorang pun yang lebih berat siksaannya daripada dirinya, padahal itu adalah siksaan yang paling ringan bagi ahli neraka." (Muttafaq ‘alaihi)
Pedihnya siksa neraka yang paling ringan tersebut bermakna bahwa dosa-dosa lain dengan tingkatan sedang hingga berat tentu memiliki balasan yang jauh lebih mengerikan bagi manusia. Diantara ciri dari siksa neraka digambarkan dalam ayat-ayat berikut:
1. Al-Baqarah ayat 24: manusia sebagai bahan bakar api neraka
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ ٦
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6).
2. Ghafir: 71-72: Manusia dirantai dan diseret ke dalam api
اِذِ الْاَغْلٰلُ فِيْٓ اَعْنَاقِهِمْ وَالسَّلٰسِلُۗ يُسْحَبُوْنَۙ ٧١ فِى الْحَمِيْمِ ەۙ ثُمَّ فِى النَّارِ يُسْجَرُوْنَۚ ٧٢
Artinya: “(71) ketika belenggu dan rantai (dipasang) di leher mereka, seraya mereka diseret. (72) ke dalam air yang sangat panas. Mereka kemudian dibakar ke dalam api.” (QS. Ghafir: 71-72).
3. Al-Ghasyiyah ayat 5-7 dan Ibrahim ayat 16-17: hidangan yang menyiksa
تُسْقٰى مِنْ عَيْنٍ اٰنِيَةٍۗ ٥ لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ اِلَّا مِنْ ضَرِيْعٍۙ ٦ لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِيْ مِنْ جُوْعٍۗ ٧
Artinya: “(5) (Mereka) diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas. (6) Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri. (7) yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.” (QS. Al-Ghasyiyah: 5-7).
مِّنْ وَّرَاۤىِٕهٖ جَهَنَّمُ وَيُسْقٰى مِنْ مَّاۤءٍ صَدِيْدٍۙ ١٦ يَّتَجَرَّعُهٗ وَلَا يَكَادُ يُسِيْغُهٗ وَيَأْتِيْهِ الْمَوْتُ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ وَّمَا هُوَ بِمَيِّتٍۗ وَمِنْ وَّرَاۤىِٕهٖ عَذَابٌ غَلِيْظٌ ١٧
Artinya: “(16) Di hadapannya ada (neraka) Jahanam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah. (17) Diteguk-teguknya (air nanah itu), dia hampir tidak bisa menelannya, dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak kunjung mati. Di hadapannya (masih ada) azab yang berat.” (QS. Ibrahim: 16-17).
4. An-Nisa ayat 56: Kulit yang terus sembuh dan dibakar lagi berulang-ulang
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِنَا سَوْفَ نُصْلِيْهِمْ نَارًاۗ كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُوْدُهُمْ بَدَّلْنٰهُمْ جُلُوْدًا غَيْرَهَا لِيَذُوْقُوا الْعَذَابَۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَزِيْزًا حَكِيْمًا ٥٦
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang kufur pada ayat-ayat Kami kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain agar mereka merasakan (kepedihan) azab. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS. An-Nisa: 56).
Baca Juga: Sinopsis Film Siksa Neraka, Adaptasi Komik Jadul Yang Bikin Auto Tobat
5. Al-Hajj ayat 19-22: Pakaian dari api neraka dan hancurnya tubuh mereka
هٰذَانِ خَصْمٰنِ اخْتَصَمُوْا فِيْ رَبِّهِمْ فَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِّنْ نَّارٍۗ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوْسِهِمُ الْحَمِيْمُۚ ١٩ يُصْهَرُ بِهٖ مَا فِيْ بُطُوْنِهِمْ وَالْجُلُوْدُۗ ٢٠ وَلَهُمْ مَّقَامِعُ مِنْ حَدِيْدٍ ٢١ كُلَّمَآ اَرَادُوْٓا اَنْ يَّخْرُجُوْا مِنْهَا مِنْ غَمٍّ اُعِيْدُوْا فِيْهَا وَذُوْقُوْا عَذَابَ الْحَرِيْقِࣖ ٢٢
Artinya: “(19) Inilah dua golongan (mukmin dan kafir) yang bertengkar. Mereka bertengkar tentang Tuhan mereka. Bagi orang-orang yang kufur dibuatkan pakaian dari api neraka. Ke atas kepala mereka akan disiramkan air yang mendidih. (20) Dengan (air mendidih) itu akan diluluhlantakkan apa yang ada dalam perut mereka dan (juga) kulit (mereka). (21) Untuk mereka (azab berupa) palu (godam) dari besi. (22) Setiap kali hendak keluar darinya (neraka) karena tersiksa, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan,) “Rasakanlah azab (neraka) yang membakar ini!” (QS. Al-Hajj: 19-22).
Hadirnya dalil-dalil di atas maupun ayat dan hadis lainnya mengenai siksa neraka menjadi pengingat bagi manusia untuk meninggalkan dosa dan maksiat, serat menjadi penguat iman untuk terus meminta perlindungan kepada Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





