Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim kemampuan militer Iran telah mengalami kerusakan besar akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang berlangsung sejak akhir Februari lalu. Menurutnya, Teheran kini hanya memiliki sekitar 21 hingga 22 persen dari total kapasitas rudal yang dimiliki sebelum konflik pecah.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan NBC News yang ditayangkan pada Jumat (6/6/2026), ketika membahas perkembangan perang dan negosiasi yang masih berlangsung antara Washington dan Teheran.
Trump mengatakan sebagian besar fasilitas produksi drone dan rudal Iran telah berhasil dihancurkan dalam serangkaian operasi militer yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir.
"Kami tahu lokasi drone mereka dan kami tahu di mana pabrik drone mereka berada. Sebagian besar pabrik drone telah dihancurkan, begitu juga dengan sebagian besar fasilitas produksi rudal," ujar Trump.
Trump Sebut Iran Kehilangan Sebagian Besar Persenjataannya
Saat ditanya mengenai jumlah pasti rudal dan drone yang masih dimiliki Iran, Trump menolak memberikan angka rinci. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah Amerika memiliki informasi yang sangat akurat mengenai kekuatan militer Teheran saat ini.
"Mereka masih memiliki sejumlah rudal dan drone. Secara persentase, mungkin sekitar 21 atau 22 persen dari rudal yang mereka miliki sebelumnya," katanya.
Meski demikian, Trump mengakui bahwa jumlah tersebut masih tergolong besar meskipun jauh berkurang dibandingkan sebelum serangan Amerika Serikat dan Israel dimulai pada 28 Februari.
Negosiasi Damai Belum Capai Kesepakatan
Trump juga menjelaskan alasan mengapa perundingan antara Amerika Serikat dan Iran belum menghasilkan kesepakatan damai meski telah berlangsung dalam beberapa putaran.
Menurutnya, para pemimpin Iran masih berusaha menerima kenyataan atas situasi yang mereka hadapi setelah mengalami tekanan militer yang signifikan.
"Saya pikir mereka tidak percaya berada dalam situasi seperti sekarang. Mereka adalah bangsa yang bangga. Ada banyak hal yang sebelumnya tidak pernah mereka bayangkan harus dilakukan, tetapi sekarang mereka tidak punya pilihan," ujar Trump.
Trump Optimistis Pembicaraan dengan Iran Berjalan Positif
Sebelumnya, Trump menyampaikan bahwa proses negosiasi dengan Iran berjalan cukup baik dan masih membuka peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.
Meski mengakui kemungkinan kegagalan tetap ada, ia menilai peluang tercapainya perjanjian damai masih terbuka.
"Itu mungkin tidak terjadi, tetapi juga bisa terjadi dalam waktu dekat," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.
Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat sebenarnya memiliki kemampuan untuk kembali melancarkan operasi militer terhadap Iran. Namun, pemerintahannya lebih memilih solusi diplomatik yang dituangkan dalam kesepakatan resmi dibandingkan melanjutkan konflik bersenjata.
"Sangat mudah bagi kami untuk kembali melakukan serangan. Tetapi saya lebih memilih mencapai kesepakatan tertulis yang dapat menghasilkan tujuan yang sama tanpa harus menimbulkan lebih banyak korban jiwa," ujarnya.
Pernyataan terbaru Trump muncul di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap konflik AS-Iran yang telah berlangsung selama lebih dari tiga bulan dan berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah serta jalur energi global.
Sumber: JP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








