PON Aceh-Sumut: Eko Yuli tak Terbendung, Jatim Dapat Tambahan Dua Emas dari Angkat Besi

AKURAT.CO, Provinsi Jawa Timur mendapat tambahan dua medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 lewat cabang olahraga angkat besi.
Emas pertama PON Aceh-Sumut disumbangkan Luluk Diana Tri Wijayana yang turun di kelas 49 kilogram putri. Disusul setelahnya emas dari lifter senior, Eko Yuli Irawan, yang turun di kelas 67 kilogram putra.
Luluk berhak atas medali emas PON Aceh-Sumut 2024 usai mencatatkan total angkatan 184 kilogram (snatch 84 kilogram dan clean & jerk 100 kilogram) pada laga di GOR Seramoe, Banda Aceh, Kamis (5/9).
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Meski Naik ke Kelas 89 Kg, Rizki Juniansyah Diprediksi 80 Persen Menang
Hasil tersebut membuatnya unggul atas Shafira Dwi Puspita (Jakarta) yang meraih total angkatan 145 kilogram dan Dhea Anisa Nabila (Kalimantan Barat) dengan total angkatan 142 kilogram.
"Tadi mencoba untuk pecah rekor PON tapi ternyata belum rezeki, masih harus berlatih lagi. Kalau dibilang maksimal, menurut saya pribadi kurang maksimal," kata Luluk usai laga sebagaimana dari dikutip dari Antara.
Pada angkatan clean and jerk, Luluk sudah mengamankan medali emas dengan catatan angkatan terbaik 100 kilogram. Sayang ia gagal melakukan angkatan 106 kilogram untuk memecahkan rekor PON.
Dengan usia yang masih terbilang muda, 19 tahun, Luluk masih berpotensi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Ia menyatakan kesiapannya jika dipanggil untuk bergabung dengan pemusatan latihan nasional.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Pedayung Stevani Maysche Ibo Sumbang Emas Pertama untuk Papua Pegunungan
"Kalau dipanggil untuk berjuang di level internasional pasti siap dengan dampingan pelatih saya dari kecil," katanya.
Sementara itu, di kelas 67 kilogram putra, lifter senior, Eko Yuli Irawan, masih tak terbendung usai meraih medali emas PON Aceh-Sumut 2024.
Eko yang memperkuat Jawa Timur keluar sebagai yang terbaik dengan total angkatan 309 kilogram (snatch 138 kilogram dan clean & jerk 171 kilogram).
Pemilik empat medali olimpiade ini juga mampu memecahkan rekor PON pada angkatan clean & jerk yang sebelumnya tercatat pada 170 kilogram.
Eko mampu mengungguli lifter Jawa Barat, Muhammad Nur Fuad Jamal, yang mencatatkan total angkatan 287 kilogram (snatch 136 kilogram dan clean & jerk 155 kilogram) yang berada di peringkat kedua untuk medali perak.
Sedangkan medali perunggu berhak dibawa pulang lifter Lampung, Harjianto, yang mencatatkan total angkatan 268 kilogram (snatch 116 kilogram dan clean & jerk 152 kilogram).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








