Peparnas 2024 Resmi Ditutup di Stadion Manahan, Jawa Tengah Juara Umum

AKURAT.CO, Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 resmi ditutup oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, Minggu (13/10).
Pesta olahraga difabel empat tahunan ini menutup tirainya di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, setelah bergulir pada 6-13 Oktober 2024.
“Atas nama Bapak Presiden, saya ingin mengucapkan selamat kepada semua atlet yang telah meraih medali dan memecah rekor,” kata Menpora dalam sambutannya sebagaimana dipetik dari Antara.
Baca Juga: Peparnas 2024: Leani Ratri Oktila Raih Emas, Optimistis dengan Regenerasi Para Bulutangkis
Peparnas 2024 boleh dikatakan sebagai Peparnas terbesar sepanjang sejarahnya dengan diikuti oleh kurang lebih 4.625 atlet. Sejumlah rekor baru tercipta di beberapa cabang olahraga.
Di antaranya di cabang para atletik ada sebanyak 106 rekor baru. Salah satunya adalah atlet asal Kalimantan Selatan, Ahmad Fauzi, yang memecahkan rekor Asia Tenggara di nomor lempar cakram F37 putra.
Ditambah 17 rekor di para angkat berat dan 22 rekor di para renang, ada 113 rekor nasional baru dan satu rekor Asia Tenggara yang dipecahkan oleh atlet Peparnas 2024.
Capaian-capaian ini menjadi modal bagi Indonesia untuk menghadapi ASEAN Para Games di Thailand pada tahun mendatang dan Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Jawa Tengah menjadi kontingen juara umum dengan mengumpulkan total 406 medali. Rinciannya adalah 161 emas, 121 perak, ditambah 124 perunggu.
Baca Juga: Peparnas 2024: Baru Berlangsung 2 Hari, Sejumlah Rekor Nasional Terpecahkan di Solo
Sementara Jawa Barat menyusul di posisi kedua dengan 120 emas, 116 perak, dan 118 perunggu.
DKI Jakarta menempati posisi ketiga dengan 39 emas, 29 perak, dan 36 perunggu diikuti Papua di tempat keempat dengan 33 emas, 44 perak, dan 40 perunggu.
“Bagi mereka yang belum (meraih medali), jangan pernah berkecil hati,” kata Menpora.
“Kalian para juara yang telah memberi pelajaran bahwa keberanian dan usaha bekerja keras adalah pencapaian besar.”
Selanjutnya, Peparnas akan digelar empat tahun lagi di Nusa Tenggara Barat-Nusa Tenggara Timur. Serangkai dengan PON ke-28 pada 2028 yang dihelat di dua provinsi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








