SEA Games: Sudah Koleksi 79 Emas, Mampukah Indonesia Menghapus Kutukan 30 Tahun?

AKURAT.CO, Sampai hari kesepuluh penyelenggaraan SEA Games Thailand 2025, Kamis (17/12), kontingen Indonesia semakin mendekati target yang sudah dicanangkan Pemerintah: meraih minimal 80 medali emas.
Berdasarkan data dari laman resmi SEA Games Thailand 2025 sampai pukul 18.45 waktu setempat, Indonesia sudah mengoleksi total 271 medali. Rinciannya adalah 79 emas, 91 perak, dan 101 perunggu.
Cabang panahan, dayung perahu naga, dan pancalomba (pentathlon) modern menjadi cabang yang menambah perbendaharaan medali Indonesia hari ini.
Baca Juga: SEA Games: Dominasi Indonesia di Panahan Berlanjut, Tim Compound Beregu Putri Sumbang Emas Kelima
Di panahan, Indonesia merebut emas nomor compound beregu putri dan compound perseorangan putri.
Tim compound beregu putri Indonesia diperkuat Nurisa Dian Ashrifah, Ratih Zilizati Fadhly, dan Yurike Nina Bonita Pereira meraih emas dengan mengalahkan Singapura di final dengan skor tipis 228-227.
Emas kedua dicapai oleh Nurisa Dian Ashrifah di nomor compound perseorangan. Atlet berusia 20 tahun ini mengalahkan wakil Singapura, Ong Madeleine Xue Li, dengan skor 142-140.
Sedangkan di dayung perahu naga, Indonesia meraih emas di nomor perahu standar 200 meter campuran dan perahu kecil putra 200 meter. Adapun perahu kecil 200 meter putri Indonesia mendapatkan medali perak.
Di nomor perahu standar 200 meter campuran, Indonesia meraih emas digawangi Sahrul Gunawan, Nana Maulana Saepudin, Nur Meni, Riska Andriyani, Indra Tri Setiawan, dan Dayumin.
Baca Juga: SEA Games: Menembak Tambah 2 Perak untuk Indonesia, Audrey Zahra Rebut Medali Pertama
Sementara di nomor 200 meter perahu kecil putra 200 meter, Indonesia diperkuat oleh Sahrul Gunawan, Nana Maulana Saepudin, Ikballana Ikhsan, Indra Tri Setiawan.
Adapun di pancalomba pentathlon, Indonesia menguasai podium tertinggi. Tak lain dengan sukses Putri Dea Salsabila meraih emas dan Qalbi Nurfa Inayah Nurul mendapatkan perak.
Putri menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 18 menit 01,83 detik atau berjarak 11,34 detik dari Qalbi di posisi kedua.
Sementara perunggu jatuh ke tangan wakil Filipina, Aranzado Shyra Mae, dengan catatan waktu 18 menit 29,30 detik.
Dengan koleksi 78 medali, Indonesia masih bertahan di peringkat kedua klasemen sementara perolehan medali SEA Games Thailand. Berjarak 117 medali dari Thailand yang mengoleksi 195 emas, 128 perak, dan 88 perunggu.
Pun demikian, posisi Indonesia di peringkat kedua belum aman karena Vietnam mengintai di peringkat ketiga dengan 70 emas, 72 perak, dan 99 perunggu. Tak pelak, Jumat (19/12) besok akan menjadi hari penentuan untuk melihat nasib Indonesia.
Andai berhasil mempertahankan posisi kedua, Indonesia akan melepaskan diri dari kutukan tak pernah masuk ke dua besar selama 30 tahun. Terakhir kali Indonesia menempati peringkat kedua adalah SEA Games Chiang Mai 1995 di mana Thailand juga merupakan tuan rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






