Play-Off NBA: Wembanyama On Fire! Spurs Hancurkan Thunder untuk Paksakan Gim Ketujuh
AKURAT.CO, San Antonio Spurs menolak untuk menyerah. Berada di ujung tanduk dalam laga hidup-mati, Spurs secara luar biasa sukses melumat juara bertahan Oklahoma City Thunder dengan skor 118-91 pada gim keenam Final Play-Off NBA Wilayah Barat 2025-2026, Jumat (29/5/2026) WIB.
Kemenangan impresif di hadapan publik Frost Bank Center, San Antonio, Amerika Serikat, ini membuat kedudukan seri best-of-seven antara kedua tim kembali imbang menjadi 3-3 di final Play-Off NBA kali ini.
Hasil ini sekaligus memaksakan terjadinya gim ketujuh yang menentukan di markas Oklahoma City Thunder pada Sabtu mendatang demi memperebutkan tiket Final NBA untuk menantang New York Knicks yang sudah menunggu.
Setelah dihujani kritik akibat performa buruk di gim kelima, Victor Wembanyama menjawabnya dengan penampilan yang sangat mengerikan di laga eliminasi pertama dalam karier play-off-nya.
Center bertinggi 2,24 meter itu "mengamuk" dengan sumbangan 28 poin, sepuluh rebound, dan tiga blok.
"Kami belum menyelesaikan apa pun. Ketika punggung Anda sudah bersandar di dinding (terdesak), rasanya itulah kesempatan terbaik untuk membuktikan diri," kata Victor Wembanyama dikutip AFP.
Wembanyama langsung menunjukkan intensitas agresif sejak menit awal. Memanfaatkan tembakan tiga angka cepat dari Julian Champagnie, pebasket asal Prancis yang menyabet gelar NBA Defensive Player of the Year ini langsung menyusul dengan dua tembakan perimeter akurat serta sebuah blok krusial untuk membawa Spurs melesat 9-2.
Sebaliknya, peraih gelar MVP dua musim beruntun milik Thunder, Shai Gilgeous-Alexander (SGA), dibuat mati kutu.
Setelah mencetak 32 poin di gim sebelumnya, SGA tampak frustrasi karena terus dikepung oleh rapatnya barisan pertahanan Spurs hingga berkali-kali meleset dalam melepaskan tembakan jarak menengah.
Spurs benar-benar tampil agresif di kuarter pertama dengan melesakkan delapan tembakan tiga angka-catatan tertinggi mereka dalam satu kuarter di playoff musim ini.
Malapetaka bagi Thunder terjadi di kuarter ketiga ketika lini serang mereka mendadak hancur lebur. Oklahoma City melewatkan 13 tembakan beruntun dari lapangan dan dipaksa mandul tanpa mencetak poin selama lebih dari tujuh menit.
Spurs memanfaatkan momentum itu secara brutal lewat torehan laju poin 20-0 yang membuat laga berjalan berat sebelah. Thunder bahkan hanya mampu mengemas 13 poin di sepanjang kuarter ketiga.
Memasuki sisa enam menit di kuarter pamungkas, laga sudah resmi berakhir bagi Thunder saat Spurs memimpin sejauh 28 poin. Pelatih kedua tim akhirnya menarik keluar para pemain starter mereka untuk beristirahat menuju gim penentu.
Pelatih Spurs, Mitch Johnson, bahkan menegaskan timnya kini sangat siap untuk datang ke markas Thunder yang dipastikan akan memberikan atmosfer intimidatif untuk berebut satu tiket final terakhir NBA 2026.
"Malam ini adalah hidup atau mati, dan banyak penggemar kami yang akan pulang dengan sangat bahagia," kata pelatih Spurs, Mitch Johnson.
"Kami akan pergi ke sana dengan mata terbuka lebar dan tidak mengharapkan apa pun selain kemenangan. Kami tahu mereka akan memberikan pukulan terbaik mereka, dan kami siap."
Di kubu lawan, kegagalan ini membuat Thunder membuang kesempatan emas untuk menjadi tim pertama yang lolos ke Final NBA secara berturut-turut (back-to-back) sejak era Golden State Warriors pada 2019 lalu.
"Ketika Anda kalah dengan cara seperti malam ini, ada banyak hal yang seharusnya bisa kami lakukan dengan lebih baik. Itulah yang akan kami evaluasi," jelas pelatih Thunder, Mark Daigneault.
"Kami akan pergi ke sana (gim tujuh) dan memberikan kemampuan terbaik kami untuk mengeksekusi rencana permainan demi peluang menang."
Pemenang dari laga penentu di hari Sabtu nanti dipastikan harus memeras keringat lebih banyak, mengingat calon lawan mereka di Final NBA, New York Knicks, saat ini tengah berada dalam kondisi yang sangat bugar usai menyapu bersih laga Final Wilayah Timur melawan Cleveland Cavaliers.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum








