Akurat Logo

Final NBA: Mampukah Victor Wembanyama Memimpin Era Kejayaan Baru San Antonio Spurs Melawan New York Knicks?

Dian Eko Prasetio | 2 Juni 2026, 15:23 WIB
Final NBA: Mampukah Victor Wembanyama Memimpin Era Kejayaan Baru San Antonio Spurs Melawan New York Knicks?
Pebasket asal Prancis, Victor Wembanyama, saat beraksi untuk timnya, San Antonio Spurs, di salah satu laga NBA.

AKURAT.CO, Langkah fenomenal center muda Victor Wembanyama untuk mengukuhkan diri sebagai wajah baru NBA akan mendapat ujian sesungguhnya pada Kamis (4/6/2026) WIB.

Yakni saat timnya, San Antonio Spurs, menjamu New York Knicks di Frost Bank Center, San Antonio, Amerika Serikat, pada gim pertama Final NBA 2026.

Pertempuran ini dipastikan berjalan sengit. Di satu sisi, Victor Wembanyama memimpin era baru kejayaan San Antonio Spurs.

Sementara di sisi lain, New York Knicks datang dengan ambisi membara untuk mengakhiri dahaga gelar juara yang sudah berlangsung selama 53 tahun.

Hanya berselang tiga tahun setelah memasuki liga sebagai pilihan pertama dalam draf NBA 2023, bintang muda asal Prancis bertinggi 2,24 meter ini sukses membawa transformasi luar biasa bagi San Antonio Spurs.

Setelah hanya mengemas 22 kemenangan pada musim perdana Wembanyama dan 34 kemenangan pada tahun lalu, San Antonio melesat musim ini dengan catatan impresif 62 kemenangan.

Puncaknya, Spurs sukses menumbangkan juara bertahan Oklahoma City Thunder lewat drama tujuh gim yang melelahkan pada Final Wilayah Barat NBA 2026.

Pencapaian ini menempatkan Wembanyama, yang baru berusia 22 tahun di jalur kilat perburuan cincin juara.

Bahkan lebih cepat dari Michael Jordan yang meraih cincin pertamanya pada usia 28 tahun, atau LeBron James pada usia 27 tahun.

LeBron James bahkan sempat menjuluki Wembanyama sebagai alien karena kombinasi langka antara ketangguhan fisik, pertahanan kokoh, kelincahan, serta akurasi tembakan yang mematikan.

Pada babak pascamusim kali ini, Wembanyama membuktikannya dengan torehan monster berupa rata-rata 23,2 poin, 10,8 rebound, 2,7 assist, dan 3,5 blok per gim.

"Memenangi Larry O'Brien (trofi juara NBA) adalah impian masa kecil saya. Memiliki kesempatan nyata untuk memenanginya adalah kesempatan seumur hidup. Sulit diungkapkan dengan kata-kata. Ini hampir seperti arti dari hidup saya," kata Wembanyama dikutip AFP.

Kendati bursa taruhan lebih mengunggulkan San Antonio Spurs, New York Knicks bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata.

Sepanjang musim reguler, Jalen Brunson dan tim sukses memenangi dua dari tiga pertemuan melawan Spurs, termasuk kemenangan 124-113 pada final Piala NBA pada Desember lalu.

Kekuatan New York bertumpu pada kolektivitas skuad utama mereka. Brunson tampil menggila dengan rata-rata hampir 27 poin pada babak playoff.

Disokong oleh Karl-Anthony Towns yang mencatatkan rata-rata double-double, serta kontribusi krusial dari dua pemain sayap bertenaga kuda, Mikal Bridges dan Josh Hart.

Selain itu, Knicks diuntungkan oleh masa istirahat yang jauh lebih panjang. Setelah menyapu bersih Cleveland Cavaliers dengan skor telak 4-0 pada Final Wilayah Timur pada 25 Mei lalu, para penggawa Knicks memiliki waktu luang untuk memulihkan stamina.

Sebaliknya, fisik para pemain Spurs terkuras habis akibat duel berintensitas tinggi sepanjang tujuh gim melawan Thunder.

Pelatih New York Knicks, Mike Brown, sangat menyadari tantangan mahaberat yang menanti timnya dalam misi membawa pulang trofi juara yang terakhir kali diraih klub pada tahun 1973 silam.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Mereka (Spurs) dilatih dengan baik dan jelas memiliki pemain yang luar biasa dalam diri Wemby," kata Brown mengomentari kekuatan lawan.

Brown juga menyoroti solidnya perpaduan skuad Spurs yang dihuni pemain muda penuh energi dan barisan veteran berpengalaman.

"Mereka adalah tim yang tampil sangat agresif dan selalu menyerang lebih dulu. Pendukung mereka juga sangat luar biasa," kata Brown.

"Tugas kami adalah pergi ke sana dan memastikan kami mencoba menyamai atau bahkan melampaui permainan fisik mereka sejak awal laga, dengan tetap bersandar pada standar permainan kami."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.