Hancurkan Impian Tuan Rumah UPH, Tim Basket Putri Ubaya Melenggang ke Final Campus League 2026

AKURAT.CO Tim basket putri Universitas Surabaya (UBAYA) sukses mengamankan tiket ke babak final Campus League 2026 - Basketball The Nationals Season 1.
Kepastian ini didapat setelah skuad besutan Wellyanto Pribadi tersebut tampil perkasa dan menghancurkan ambisi tuan rumah, Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang, dengan skor telak 81-50 pada laga semifinal di Basketball Court UPH, Tangerang, Jumat (12/6).
Meski sempat mendapatkan tekanan mental di awal laga dari pendukung tuan rumah, ketenangan dan kolektivitas permainan menjadi kunci pembalik keadaan bagi srikandi Surabaya di paruh kedua pertandingan.
Baca Juga: Gandeng UPH, Campus League Perluas Ekosistem Olahraga Mahasiswa Menuju Sistem Home and Away
Pelatih Tim Putri UBAYA, Wellyanto Pribadi, mengakui anak asuhnya sempat didera ketegangan pada kuarter awal menghadapi tekanan tuan rumah yang memiliki keunggulan postur tubuh. Namun, evaluasi cepat di ruang ganti berbuah manis pada babak kedua.
"Kami sempat tegang lawan tuan rumah, tapi kuarter tiga kita bisa up walau dari size lawan lebih unggul. Kunci kemenangan hari ini adalah semangat dan kebersamaan. Kerja sama anak-anak luar biasa," kata Wellyanto usai laga.
Kapten tim putri UBAYA, Mayviana Lysandra Tandiono, menambahkan bahwa atmosfer di tingkat nasional jauh lebih berat ketimbang fase regional. Dirinys mengapresiasi kedewasaan rekan-rekan setimnya yang mampu meredam ego demi tiket final.
"Di babak awal kita banyak bolong di defense. Evaluasinya kami harus lebih tenang dan melakukan apa yang disampaikan coach. Kita tidak boleh egois atau main sendiri-sendiri, melainkan harus terus berbagi bola dan mencari peluang terbaik," kata Mayviana.
Pada partai puncak yang digelar Sabtu (13/6/2026), UBAYA akan menantang Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang yang melaju mulus usai melumat Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dengan skor afkir 67-23.
Menatap laga final, Wellyanto menyebut peluang kedua tim berimbang 50-50 mengingat rekam jejak pertemuan terakhir mereka di POMNAS 2025 yang berlangsung ketat.
Jika sektor putri diwarnai keperkasaan UBAYA, kejutan besar justru lahir di sektor putra.
Status UPH Tangerang sebagai raksasa sekaligus tuan rumah runtuh di tangan Institut Perbanas Jakarta.
Sempat tertinggal di dua kuarter awal, Perbanas melakukan comeback fantastis di kuarter ketiga dan menyudahi perlawanan UPH dengan skor akhir 59-50.
"Di pertandingan melawan UPH sempat ketinggalan di awal, tetapi berhasil bangkit di kuarter ketiga. Kami tidak ingin mengecewakan banyak orang yang sudah memberikan dukungan, sehingga kami harus mengeluarkan 100 persen kemampuan," tegas shooting guard Perbanas, Zaky Al Hakim.
Pelatih tim putra Perbanas, Zulfahrizal, mengaku sukses memainkan sisi psikologis para pemainnya saat jeda halftime untuk memicu motivasi bangkit.
Di laga final, Perbanas akan ditantang oleh UKSW Salatiga yang sukses mengubur mimpi tim putra UBAYA dengan kemenangan solid 63-55.
Baca Juga: Dominasi UPH dan Binus, Berikut Daftar Tim yang Lolos ke Final Campus League 2026 Regional Jakarta
Seluruh rangkaian laga final perebutan takhta tertinggi juara nasional antarkampus musim pertama ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di Basketball Court UPH, Karawaci, Tangerang, Banten.
Final Kategori Putri:
Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang vs Universitas Surabaya (UBAYA)
Final Kategori Putra:
Institut Perbanas Jakarta vs Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







